
Blitar, Sekilasmedia.com –Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Panoto mengatakan, selain tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengelola sampah dengan baik adalah program bank sampah. Dari 248 desa/kelurahan, sampai saat ini masih ada 176 desa/kelurahan yang terdapat bank sampah. Maka dari itu pihaknya berharap edukasi pengelolaan sampah terhadap masyarakat harus dioptimalkan.
Sebab menurutnya, sampah merupakan masalah klasik yang harus diselesaikan. Mengingat dampaknya bisa mengakibatkan berbagai macam bencana, seperti menimbulkan penyakit dan banjir. Sosialisasi agar masyarakat mengelola sampah harus digencarkan. Mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, sehingga nantinya diharapkan juga bisa didaur ulang yang bernilai ekonomis.
Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, Krisna Triatmanto mengatakan, sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat terus dilakukan. Melalui pendamping bank sampah, desa/kelurahan yang belum mempunyai bank sampah akan diupayakan segera membntuknya. Selain itu, kini DLH juga sedang gencar sosialisasi program desa mandiri sampah. (ddg)





