Peristiwa

Mabuk Miras, Pria di Buleleng Bunuh Kawan Sendiri

×

Mabuk Miras, Pria di Buleleng Bunuh Kawan Sendiri

Sebarkan artikel ini

Buleleng, Sekilasmedia.com
Warga Banjar Dinas Muduk, Desa/Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng digegerkan dengan peristiwa pembunuhan, Senin (08/02/2021) pukul 16.30 Wita.

Korban Kadek Sutarjana ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan bersimbah darah dan tergeletak di halaman rumahnya di Banjar Munduk.

Diketahui, pelakunya merupakan rekan korban, bernama Ida Kadek Suasana alias Lempong (39) asal Griya Grasak, Banjar Dinas Jajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Kapolsek Banjar Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengungkapkan, setelah menerima laporan dari masyarakat pihaknya langsung turun ke lapangan, namun mendapati kondisi korban sudah meninggal dunia.

BACA JUGA :  Rem Blong Dijalur Cangar, 3 Pelajar Terjun Masuk Jurang 100 Meter

“Untuk pelakunya sudah kami tangkap dan telah diamankan di sel tahanan Mapolsek Banjar,” beber Kapolsek singkat.

Sementara itu istri korban Ketut Wardani menjelaskan, sebelum terjadi aksi pembunuhan kedua sahabat itu sedang asyik pesta minum minuman keras (miras) jenis arak dan tuak yang dibarengi bernyanyi-nyanyi menggunakan spiker, di teras rumahnya sekira pukul 14.00 Wita.

“Suami saya (korban red) dan pelaku merupakan sahabat yang kerab minum bersama,” kata Wardani sambil neteskan air mata.

Namun sedang asyik miras disinyalir terjadi selisih paham hingga akhirnya salah paham antara korban dan pelaku sampai berujung perkelahian di pelataran rumah korban. Dan saat itu istri korban mengetahui lalu merelai hingga mereda. Kemudian pesta miras itu berlanjut kembali.

BACA JUGA :  Remaja 16 Tahun Tabrak Guru SMP Muhammadiyah Hingga Tewas

“Setelah ribut-ribut itu suami saya meminta untuk dibelikan nomor togel Rp 100 ribu. Seusainya dan setelah sampai di rumah, kembali mendapati suami saya berkelahi dengan pelaku,” jelasnya.

Saat bersamaan tiba-tiba pelaku mengambil kayu. Merasa takut istri korban Wardani langsung berteriak minta tolong, karena pelaku membabi buta memukuli korban menggunakan kayu. Tak lama kemudian Wardani mendapati tubuh korban tersungkur jatuh ke tanah dan bersimbah darah.

“Usai memukili suami saya pelaku langsung kabur ke arah barat,” ujar Wardani menutup.