
Batu, Sekilasmedia.com – Zona Hijaukan seluruh desa di Kecamatan Bumiaji, semangat ini yang muncul ditengah pembekalan pembentukan Kampung Tangguh Bencana Covid-19 yang dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Bumiaji, Selasa (16/2).
Semua bersemangat untuk saling menjaga dan melindungi dari ancaman Covid-19 lewat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kampung Tangguh Bencana Covid-19 yang akan diterapkan.
Hadir dalam pembekalan tersebut Camat Bumiaji, Bambang Hari Suliyan SSTP, Kapolsek Bumiaji AKP Nyoto Gelar, Danramil Bumiaji Kapten Caj Bambang Hermanto dan Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Batu, Gatot Noegroho.
Dalam kesempatan ini menurut Kapolsek Bumiaji, AKP Nyoto Gelar dalam sambutanya mengatakan bahwa semua elemen nanti harus terlibat dalam upaya mempercepat menjadikan Bumiaji menjadi zona hijau.
“Agar semua bisa mentaati, bukan hanya Muspika, tapi kita semua. Yang sakit segera harus ditolong dengan iklas dan tulus berbuat. Yang ada saat ini bukan aku tapi kebersamaan kita,” ujar Kapolsek.
Dalam kesempatan itu juga Kapolsek Bumiaji menjelaskan bahwa PPKM Mikro merupakan skenario pengendalian pada level terkecil yakni RT RW. Tujuannya dari kegiatan ini adalah untuk menekan angka penularan Covid-19. Dimana terkait hal tersebut, tertuang dalam isi Surat Edaran Wali Kota Batu Nomor 440/255/422.031/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan Covid19 di tingkat desa dan kelurahan.
“Salah satunya mengintensifkan 3T testing, tracing dan treatment serta meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada warga” tegas Nyoto.
Ditempat yang sama Camat Bumiaji, Bambang Hari Suliyan SSTP, menegaskan pentingnya Kampung Tangguh tersebut, khususnya dalan masa pandemi Covid-19 ini.
“Kampung Tangguh mengatur beberapa ketahanan. Mulai dari Ketahanan Pangan, Ketahanan Keamanan, Ketahanan Imun dan Iman” ujar Bambang.
Selanjutnya camat Bumiaji berharap agar dari pelatihan dan pembekalan kampung tangguh bencana Covid-19 ,se Kecamatan Bumiaji ini dapat di implementasikan dengan baik, tidak hanya saat Corona, melainkan Tangguh dalam kondisi apapun. (BAS)





