Rumah Tidak Layak Huni, Pak Satim Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Ki Wongso

×

Rumah Tidak Layak Huni, Pak Satim Dapat Bantuan Bedah Rumah dari Ki Wongso

Sebarkan artikel ini

 

Wongso Negoro saat memberikan bantuan bedah rumah dan pakaian kepada Pak Satim warga Dusun Glundung Desa Pranti

Gresik, Sekilasmedia.com –  Karena rumahnya tidak layak huni, akhirnya Pak Satim  mendapat bantuan bedah rumah dari Ki Wongso.

Bantuan tersebut turun setelah sehari sebelumnya, Ki Wongso didampingi Kades Pranti dan Sekdes melakukan survei langsung terkait calon penerima program bedah rumah dari Partai Golkar.

Dengan melihat langsung kondisi rumah pasangan Satim (65) dan Erni (35)  di Dusun Glundung Desa Pranti RT 04 RW 02 kecamatan Menganti Kabupaten Gresik.

Pada Sabtu pagi (3/4/2021), Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Gresik, Wongso  Negoro atau biasa disapa Pak Wongso melaksanakan bedah rumah Pak Satim.

”  Program bedah rumah ini merupakan salah satu kegiatan DPD Partai Golkar Gresik melalui  fraksi Partai Golkar  sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan di mana tempat tinggalnya sudah tidak layak huni,” ujarnya.

Ditambahkannya, renovasi rumah Pak Satim melalui program bedah rumah mudah-mudahan dalam 1 sampai 3 hari ini bisa selesai.

BACA JUGA :  Samsat Bangil Ajak Wajib Pajak Berjemur Cegah covid 19 dengan Pemanfaatan Sinar Matahari

Terkait program bantuan bedah rumah ini, Ki Wongso berharap program bedah rumah ini, di masa depan bagi rakyat di Kabupaten Gresik khususnya Dapil 3 bisa tetap berjalan. Dari yang rumahnya tidak layak huni di renovasi menjadi layak huni.

” Bagi para Kader partai Golkar bisa mengajukan bantuan bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan dan rumahnya tidak layak kepada Kami,” pungkasnya setelah menyerahkan bantuan pakaian dan sarung kepada Pak Satim.

Tampak kader Partai Golkar kecamatan Menganti  bergotongroyong merenovasi rumah Pak Satim. Beberapa orang membongkar dinding triplex yang sudah lapuk, memindahkan perabot rumah, ada yang mengaduk spesi luluh ( campuran pasir, semen dan air)  dan ada yang pasang  bata putih untuk dinding. Bahkan, Ki Wongso juga turut membantu mengaduk spesi luluh dan mengisi ember dengan luluh untuk digunakan memasang bata putih.

Sementara itu, Kades Pranti Hardi atas batuan bedah rumah dari Ketua Fraksi Partai Golkar Gresik  mengucapkan ,” Terima kasih sebesar-besarnya kepada Fraksi Partai Golkar melalui Pak Wongso yang telah memberikan bantuan bedah rumah kepada Pak Satim. Dan berharap, mudah-mudahan program ini bisa berjalan terus membantu warga Desa Pranti lainnya yang membutuhkan rumah layak huni  dari kalangan keluarga miskin.”

BACA JUGA :  Dandim 0815/Mojokerto Irup Pada Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih

Memang kita sudah mengajukan program bedah rumah kepada pemerintah daerah dan Pak Wongso secara sukarela dengan dananya sendiri melakukan renovasi perumahan warga menjadi rumah layak huni,tandas Hadi.

Penerima bantuan bedah rumah, Pak Satim (65) yang  saat ini dalam kondisi sakit  sambil duduk di lantai menceritakan bahwa dirinya   tidak bisa bekerja hampir 5 bulan ini karena sakit kaki kirinya.

Suami Erni yang mempunyai 3 anak ini mengungkapkan saat  masih sehat  untuk mencukupi kebutuhan keluarganya,   dirinya bekerja dibangunan dan menjelang bulan ramadhan biasanya di makam tembok  Surabaya.

Karena sakit, maka istrinya sementara menggantikan Pak Satim menjadi tulang punggung keluarga bekerja serabutan di sekitar Desa Pranti. Kadang buruh tani, kadang juga bekerja mencuci baju warga, dengan penghasilan Rp. 50 ribu per hari. Dan anak keduanya menggantikan profesinya di makam tembok Surabaya.

Atas bantuan bedah rumah  dari Wongso Negoro, Pak Satim menyampaikan  rasa syukur atas bantuan tersebut.

” Saya senang dan alhamdulillah  terima kasih sebesar-besarnya  kepada Pak Wongso telah merenovasi rumahnya menjadi layak huni,” ucapnya dengan senang. (rud)