Daerah

Kabupaten Malang Bisa Jadi Barometer Pertanian Terbaik di Indonesia

×

Kabupaten Malang Bisa Jadi Barometer Pertanian Terbaik di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Malang, Sanusi saat mendampingi Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Malang, Sekilasmedia.com – Menteri Pertanian, DR. H. Syahrul Yasin Limpo S.H, M.Si, M.H, menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada petani Dusun Ngipik, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Selasa (18/03).

Menurut Menteri Pertanian, bantuan ini merupakan dukungan nyata pemerintah. Supaya, produktivitas pertanian di Indonesia, khususnya Kabupaten Malang, bisa meningkat.

Syahrul Yasin Limpo yang lebih akrab disapa YSL mengatakan bahwa ia hadir sebagai perwujudan misi Presiden RI setelah melihat hasil panen di Kabupaten Malang.

BACA JUGA :  Sinergitas Bantu Warga Terdampak Angin Kencang di Wilayah Waru

“Kabupaten Malang ini menggambarkan produktivitas pertanian di Indonesia. Saya harap Kabupaten lain di Indonesia bisa mencontoh Kabupaten Malang,” terangnya.

Dirinya menambahkan, ada beberapa jenis alsintan yang menjadi milik petani Kanigoro. Misalnya, Mitshubishi L300 bantuan dari Presiden Joko Widodo.

“Ada truk kecil permintaan petani saat wawancara dengan Bapak Presiden. Presiden sangat gembira karena bisa meningkatkan produktivitas pertanian,” ucapnya.

BACA JUGA :  Pemkab Kediri Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak Disabilitas di Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional

Politikus partai Nasdem ini juga meminta para petani penerima bantuan alsintan agar merawat alat dengan baik. Yaitu, memikirkan manajemen pengelolaannya dan tak sekadar pakai.

“Jangan pakai saja langsung simpan, harus tetap ada manajemen pengelolaannya,” tuasnya.

Ditempat yang sama menurut Bupati Malang, Drs.H.M. Sanusi, M.M mengatakan bahwa Kabupaten Malang sekarang sudah bisa dijadikan barometer pertanian terbaik di Indonesia.

“Kita telah membuktikan dengan banyak hasil panen kita, yang kini dicontoh oleh daerah lain. Semoga Bapak Menteri Pertanian lebih sering datang ke Kabupaten Malang” pungkasnya. (BAS)