Daerah

Bupati Gresik Dan Wabup Bagikan Secara Simbolis BPNT Dan BLT Dana Desa

×

Bupati Gresik Dan Wabup Bagikan Secara Simbolis BPNT Dan BLT Dana Desa

Sebarkan artikel ini
Kanan, Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik mengapit KPM BLT DD saat membagikan secara simbolis BLT DD

Gresik ,Sekilasmedia.com – Agenda kunjungan kerja Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati  Gresik Aminatun Habibah (Ning Min) ke Pulau Bawean selanjutnya adalah membagikan secara simbolis 2850 paket Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa.

Acara yang digelar dalam rangkaian silaturrahim dengan Ulama, Kyai, Pengasuh Pondok Pesantren dan Tokoh Masyarakat se Bawean itu berlangsung di halaman Pesanggrahan Sangkapura Bawean pada Selasa (8/6/2021) malam.

BACA JUGA :  Danramil Bangsal Hadiri Penyerahan Sertifikat Tanah Program PTSL Desa Gayam

Gus Yani dan Bu Min mengundang sejumlah perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPMT. Selain KPM BPNT bantuan juga diberikan kepada sejumlah anak yatim piatu di sekitar Kecamatan Sangkapura.

Dalam sambutannya, Gus Yani menyatakan akan memberikan kesamaan pelayanan baik kepada masyarakat Gresik daratan maupun yang ada di Gresik Kepulauan. Dia bahkan mewacanakan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergantian berkantor di Pulau Bawean sekali waktu.

“Kalau di Pemerintah pusat ada wacana Work From Bali, bagaimana seandainya di Gresik ada Work From Bawean,” tandasnya dihadapan sejumlah masyarakat, tokoh dan Ulama Bawean serta beberapa Kepala OPD yang menyertai Kunker Bupati Ke Bawean.

BACA JUGA :  Pengurus JMSI Malang Raya Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan dan Perkuat Media Siber

Kepada para Ulama, Bupati meminta dukungan doa agar Bupati dan Wakil Bupati selalu sehat dan diberikan bimbingan oleh Allah. Dia berharap agar pada masa pemerintahan ini diberikan kelancaran oleh Allah. Untuk itu dia minta support dari semua masyarakat.

Kepala Dinas Sosial melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan, bahwa jumlah KPM BPNT mengalami penurunan dari yang semula sekitar 4000 KPM saat ini hanya 2850.

“Penurunan ini sejak adanya graduasi dari pemerintah pusat yang pada tahun 2021, ada beberapa KPM BPNT sudah dianggap tidak memenuhi syarat menerima bantuan ini,” katanya. (sdm/rud)