Daerah

Sinergi Kodim 0815/Mojokerto – DP2KBP2 Gelar Baksos KB MOW

×

Sinergi Kodim 0815/Mojokerto – DP2KBP2 Gelar Baksos KB MOW

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, sekilasmedia.com – Untuk memaksimalkan upaya pengendalian penduduk, khususnya menurunkan tingkat kelahiran, Kodim 0815/Mojokerto bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto menggelar Bakti Sosial KB di RSUD Prof. DR. Soekandar, Jalan Hayam Wuruk.Nomor 25, Mojosari Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (19/06/2021).

Baksos Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) melalui Metode Operasi Wanita (MOW), yang populer disebut Tubektomi atau Steril ini, diikuti 208 Akseptor KB MOW dari 18 kecamatan se-wilayah Kabupaten Mojokerto.

Pelaksanan Bakti Sosial KB MOW ini dihadiri langsung Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto, Drs. Joedha Hadi S, S.E., S.B., M.Si., beserta Staf, serta melibatkan Tim Medis RSUD Prof DR. Soekandar, Mojosari serta 40 personel TNI dari Kodim 0815/Mojokerto.

BACA JUGA :  Pemkab Asahan Gelar Sosialisasi Penerapan Pidana Kerja Sosial

Dandim.0815/Mojokerto melalui
Perwira Seksi Teritorial Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Herman Hidayat, mengatakan, TNI dari Kodim 0815/Mojokerto bersama DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto berupaya secara maksimal dalam pengendalian laju penduduk di wilayah Kabupaten Mojokerto, khususnya menekan dan menurunkan angka kelahiran.

Masih lanjutnya, harapan kita masyarakat berpartisipasi aktif dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk, dengan cara mengikuti KB MOW atau metode lainnya,.demi terwujudnya.keluarga sejahtera.

Sekedar informasi, kontrasepsi Metode Operasi Wanita (MOW) ini memiliki banyak keuntungan, antara lain lebih aman karena keluhan lebih sedikit dibanding alat kontrasepsi lain serta praktis dan efisien lantaran hanya memerlukan satu kali tindakan dan tidak ada efek samping jangka panjang.

BACA JUGA :  Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru Hadiri Tabligh Akbar Harlah Muslimat NU ke 79 Dan Fatayat NU ke 75

Metode kontrasepsi ini diyakini lebih efektif karena tingkat kegagalan sangat rendah dan ekonomis, juga tidak ada efek samping jangka panjang setelah operasi dan tidak akan mengganggu hubungan seksual suami istri.

Pantauan di lapangan, pelaksanaan Baksos Pelayanan KB MOW, terbagi dalam dua gelombang, pagi pukul 06.30 hingga 13.00 WIB dan siang pukul 13.00 hingga 17.00 WIB.

Saat Baksos berlangsung, tampak puluhan personel TNI dari Kodim 0815/Mojokerto, melakukan penyiapan dan pemasangan velbet (tempat tidur) dan membantu penanganan pasca operasi MOW.