
Mojokerto,Sekilasmedia.com – Tim Satgas Covid-19 Mojokerto Raya melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka pemindahan pasien Isoman ke Isoter di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto yang bertempat di halaman Kantor Pemkab Mojokerto, Jalan Ahmad Yani Nomor 16 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (18/8/2021) sore.
Dalam gelaran apel tersebut bertindak selaku pimpinan apel yaitu Bupati Mojokerto selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si., didampingi Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., dan Kapolres Mojokerto AKBP Donny Alaxander, S.I.K., M.H., masing-masing selaku Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Mojokerto, tampak pula Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., serta Wakil Walikota Mojokerto, H. Ahmad Rizal Zakaria, S.H.
Dalam sambutannya Bupati Ikhfina menyampaikan, dengan adanya perpanjangan penerapan PPKM Level 4 se Jawa – Bali khususnya wilayah Mojokerto Raya telah menunjukkan hasil yang positif. Telah terjadi beberapa penurunan level yang disebabkan oleh perbaikan pada indikator penularan, kasus kematian, hingga ketersediaan tempat tidur rumah sakit di wilayah Mojokerto. “Kita berdo’a semoga kasus positif Covid-19 di wilayah Mojokerto semakin hari semakin sedikit sehingga Mojokerto bisa berstatus zona hijau”, ajak Ikhfina.
Masih lanjut Bupati, kami menghimbau mari kita terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya isolasi terpusat (Isoter) bagi warga yang terkonfirmasi positif covid-19 sehingga penanganannya akan lebih maksimal dan angka kematian akan dapat lebih ditekan.
Kita juga harus mampu mengupayakan penempatan Nakes yang profesional, dan kelengkapan fasilitas kesehatan serta logistik yang memadai, untuk meyakinkan masyarakat agar merasa aman dan nyaman berada di Isoter.
“Saya mohon teman-teman di garda terdepan dalam hal ini Kepala Puskesmas di masing-masing kecamatan dapat bekerja sama dengan baik dengan Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan, dengan seluruh Danramil dan Kapolsek dalam pelaksanaan pergeseran Isoman ke Isoter”, pintanya.
Dengan adanya Isoter, kasus penularan Covid-19 akan lebih diminimalisir dan kami berharap rekan-rekan sebagai garda depan tetap diberikan kesehatan. Bupati berharap petugas yang bekerja di lapangan harus bekerjasama dengan aparat setempat dan tokoh masyarakat serta tokoh agama sehingga tidak ada permasalahan yang timbul di masyarakat.
Sementara, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, S.Sos., M.H., selaku Dansatgas Isoter menambahkan, kegiatan apel gabungan ini dalam rangka meningkatkan kerja sama kita mulai level kecamatan, baik Camat, Danramil, Kapolsek dan Kepala Puskesmas, untuk memindahkan pasien yang selama ini masih isoman dipindahkan ke tempat isoter yang sudah disiapkan.
Masing-masing kecamatan harus ada isoternya demikian pula dengan kabupaten dan kota sudah ada Isoternya. Saya minta kerja sama semuanya terkait dalam kegiatan ini harus dilaksanakan dengan baik. “Kerja sama ini kerja yang bersama dan sama-sama kerja seperti yang disampaikan Kapolres Mojokerto”, tandasnya.
Abituren Akmil Angkatan 2021 ini, meminta kerja sama ini dilakukan dengan baik untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, harapannya bahwa pasien Isoman bisa dipindahkan ke isoter dengan baik. “Tentunya dalam pelaksanaan di lapangan akan kita lakukan secara humanis”, ujar pria kelahiran Batusangkar, Padang Sumatera Barat.
Selain Dandim 0815, hal teknis terkait pemindahan Isoman ke Isoter, juga ditambahkan Kapolres Mojokerto, Kapolres Mojokerto Kota dan Wakil Walikota Mojokerto.(dim/wo)





