Palembang,Sekilasmedia.com-Latar Belakang Acara
Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, menghadiri diskusi publik bertema “Kabut Asap dan Nasib Ekonomi Rakyat” yang diselenggarakan oleh DPW Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Provinsi Sumatera Selatan pada Kamis,
17 September 2026, di Palembang.
Poin-Poin Utama Pernyataan Wagub:
1. Kabut Asap sebagai Ancaman Ekonomi:
Wagub menegaskan bahwa bencana kabut asap bukan sekadar krisis lingkungan atau kesehatan, melainkan ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi rakyat.
2. Kelompok Paling Rentan:
Sektor yang paling terdampak adalah Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kedua kelompok ini sangat bergantung pada aktivitas luar ruangan (outdoor), sehingga penurunan kualitas udara berdampak langsung pada penurunan pendapatan mereka.
3. Apresiasi terhadap Inisiatif APKLI:
Cik Ujang memberikan apresiasi tinggi kepada APKLI Sumsel karena berhasil menciptakan forum strategis yang mempertemukan tiga pilar penting: pemerintah, pelaku usaha mikro, dan masyarakat umum untuk mencari solusi bersama.
4. Komitmen Pemerintah Provinsi:
Melalui diskusi yang dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Pemprov Sumsel berkomitmen melahirkan solusi konkret. Tujuannya adalah merumuskan strategi adaptasi dan mitigasi agar ketahanan ekonomi pedagang kecil tetap terjaga dan tidak lumpuh di tengah ancaman kabut asap.






