Daerah

Kreasi Dua Siswi SMANSA Hasilkan Tas Kahyuna yang Diminati Tua dan Muda

×

Kreasi Dua Siswi SMANSA Hasilkan Tas Kahyuna yang Diminati Tua dan Muda

Sebarkan artikel ini

Gresik, Sekilasmedia.com – Perpaduan teknologi Sehat dan Batik Gresik, ketika dipadukan menjadi tas baik untuk belanja maupun mejeng serta naik gunung, tetap menarik, demikian disampaikan salah satu siswi SMANSA Gresik,

Aiko Vitranty Araminta S, Minggu sore (26/9/2021).

” Berawal dari keisengan mengutak-atik totebag atau tas kasual agar mempunyai manfaat lebih, multi fungsi, dan tetap trendy, serta menggunakan bahan batik khas dari Gresik, saat ini sudah tercipta tiga macam tas, ” ungkap Kyko panggilan akrabnya.

Tas yang diberi nama Kahyuna Sehat ini dapat dibuka ristletingnya sehingga dapat memanjang ke atas.

Yang menarik, didalamnya ada kotak berbahan kain aluminium foil dan teknologi UVC (sinar ultra violet) yang disalurkan ke USB layaknya kabel HP. Kemudian di alas tas tersebut diberi roda kecil, sehingga dapat ditarik seperti tas koper.

BACA JUGA :  Polres Mojokerto buka vaksinasi berkah nonstop usai tarawih sangat diminati

Para ibu yang biasa berbelanja di supermarket, dapat memasukkan barang-barangnya itu di tas setelah dari kasir, kemudian ditarik menuju parkiran tanpa harus menjinjing .  Dan sesampai di rumah dapat menancapkan kabel USB yang sudah tersedia itu pada aliran listrik seperti kalau kita ngecharge HP untuk mensterilkan belanjaannya.

Sedangkan untuk segmen remaja dibuat tas Kahyuna Slim (Hasil Limbah)   bahannya dari  limbah konveksi denim jins. Bentuknya masih totebag tetapi bahan utama dari kain jins dan dipermanis dengan kain batik bergambar khas Gresik.

BACA JUGA :  Ungkap Kasus Narkoba Saat Lebaran Kapolres Tulungagung Dapat Penghrgaan dari Kapolda Jawa Timur

“Sama dengan tas Kahyuna Sehat, Tas Kahyuna Slim ini lebih manis jika dipakai remaja yang sangat dinamis dan tentu saja lebih murah,” ujar Sarasifa Mashia, penggagas yang lain.

Desain ketiga berupa tas Kahyuna Amarta, berbentuk ransel. Bedanya jika desain ransel, kotak strerilisasi dari kain aluminium foil berada di bawah dan bisa dibuka dengan membuka ritslitingnya. Tetapi kalau Tas Kahyuna Naraya berada di dalam tasnya.

Sedangkan untuk pemasaran, 2 remaja ini sudah membuka link di platform media sosial dan menitipkan di beberapa toko.

“Alhamdulillah, ternyata sambutan masyarakat positif.  Banyak yang order, baik lewat platform medsos, maupun menghubungi kami langsung untuk ketiga model tas tersebut,” kata Mashia.  ( rud )