Pendidikan

100 Guru MGMP Ikuti Workshop Yang Diadakan PKM Unesa

×

100 Guru MGMP Ikuti Workshop Yang Diadakan PKM Unesa

Sebarkan artikel ini
Workshop PKM Unesa dengan MGMP IPS Kabupaten Bojonegoro
Workshop PKM Unesa dengan MGMP IPS Kabupaten Bojonegoro

 

Surabaya, sekilasmedia.com – sebanyak 100 musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) IPS kabupaten Bojonegoro mengikuti workshop yang diadakan oleh PKM Prodi S1 Pendidikan IPS FISH Universitas Negeri Surabaya.

Workshop bertemakan Pengembangan materi ajar kontekstual dan soal HOTS bagi MGMP IPS kabupaten Bojonegoro dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom, Sabtu (02/10/2021).

kesulitan guru IPS dalam menyusun soal bertipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) diakibatkan dari kurangnya pengetahuan dalam pemahaman dalam evaluasi menjadi poin utama yang dibahas dalam Workshop ini.

“Untuk guru dalam menyusun soal yang HOTS, juga perlu diupayakan bagaimana mendesain pembelajaran yang HOTS pula kemampuan berpikir tingkat tinggi hingga implementasi praktik yang seharusnya dikuasai oleh guru IPS” ujar Melalui Dr. Agus Suprijono, M.Si, dalam materinya.

BACA JUGA :  SDN 2 Sindangkasih Pertahankan Juara Utama 1 dan Piala Bergilir Bupati LKBB PPI Berkibar III 2025

Agus juga menyatakan Bahwa guru cukup sulit mengembangkan keterampilan membuat soal HOTS khususnya soal dalam bentuk pilihan ganda yang menstimulus kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Dr. Sukma Perdana Prasetya, MT,  secara praktis menyampaikan bagaimana pengembangan materi yang kontekstual terutama pada daerah Bojonegoro. Materi ajar IPS yang dikembangkan haruslah memuat sebuah proses pendidikan yang bertujuan untuk menolong para siswa.

“melihat siswa dengan makna didalam materi akademik yang mereka pelajari melalui cara menghubungkan subyek-subyek akademik dengan konteks dalam kehidupan keseharian mereka” jelasnya.

BACA JUGA :  Kenal Lebih Dekat Profesi Militer, Siswa KB Sabilul Muttaqin Bermain Bersama Prajurit TNI

Elfi, M.Pd salah satu peserta dari MGMP IPS Bojonegoro merespons baik kegiatan ini karena dapat membantu para guru untuk dapat membuat serta memberi materi yang lebih digemari oleh para peserta didik.

“pembelajaran yang benar-benar kontekstual, berbasis penemuan, mengembangkan kolaborasi, dan memunculkan pemikiran kreatif dengan kemampuan System Thinking Skill” ungkapnya.

Dalam Workshop ini peserta tidak hanya guru (MGMP) yang berasal dari Bojonegoro juga ada yang berasal dari Tuban serta dari daerah lain di Jawa Timur.