
Mojokerto,Sekilasmedia.com-Untuk yang pertama kali DPC- PAMMI (Persatuan artis musik Melayu dangdut Indonesia) Kabupaten Mojokerto menggelar konser dangdut secara Virtual, sejak adanya Pandemi Covid-19, yakni bulan Maret 2020 hingga saat ini Oktober 2021. Karir musisi dan penyanyi seakan terkunci dimasa pandemi.
Paling tidak rasa plong bisa terobati ketika digelar virtual Dangdut pada Senin (25/10/2021) , pasalnya lebih dari dua tahun musisi maupun penyanyi dangdut hampir tidak ada manggung secara terbuka dalam bentuk orkes Melayu.
Meski saat ini digelar dengan virtual tanpa penonton Paling tidak bisa mengobati rasa demam manggung yang selama ini terkunci oleh Pandemi Covid-19,” ungkap Galih Leo MC juga Vocal asal Mojosari, Mojokerto.
Sementara ketua DPC PAMMI Kabupaten Mojokerto Nyoto Wibowo,S.Pd menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Disparpora telah memperhatikan seniman dangdut Kabupaten Mojokerto.
Dengan program kerjanya agar karya putra Daerah melaui seni tetap diaktifkan meski melaui Virtual, seperti yang dilakukan PAMMI kali ini, sebelumnya juga dilakukan seniman yang lain seperti musik patrol, jaranan maupun lainnya, ditampilkan ditempat yang sama yaitu halaman belakang kantor Disparpora Kabupaten Mojokerto.
Wibowo mengharapkan semoga Kabupaten Mojokerto dan juga Kabupaten tetangga segera menuju level 1, dan semua para seniman bisa berkarya kembali. Tak hanya itu, terutama seniman dangdut bisa manggung dan bisa mencari rezeki untuk menghidupi keluarga,” terangnya.
,” Konser dangdut Virtual yang dimainkan oleh DPC-PAMMI Kabupaten Mojokerto paling tidak bisa memberikan contoh ketika menghibur masyarakat melalui panggung Virtual dan disiarkan melalui live streaming ya … seperti yang dilakukan oleh PAMMI kali ini yakni tetap patuh pada prokes,” jelas Wibowo.
Untuk diketahui Konser Dangdut Virtual kali ini menghadirkan para Vocal papan atas dan asli dari Kabupaten Mojokerto, seperti Jihan Audy, Riza KDI, Salma Afrika, Tika Kirana, galih Leo, Gea Barby, Rosa Dealova, Novi Stella putri Wibowo, Ziah Rahma, dan Ilmi Veronica.
Terpisah Kadispora Kabupaten Mojokerto Amat Susilo, MM menyampaikan, para seniman diperbolehkan manggung ketika kabupaten Mojokerto beserta Kabupaten sekitar yakni gerbangkertasusila bisa mencapai level 1, sebab semuanya sudah diatur dalam inmendagri,” katanya.
,” Aturannya semua dari pusat daerah tinggal melaksanakan saja, bila ketentuan dari pusat memperbolehkan pasti daerah juga mengikuti. Seperti Wisata, juga belum boleh buka hingga saat ini,” pungkasnya.(wo)





