
Jombang,Sekilasmedia.com Pelatihan Perawatan Jenazah dinilai sangat penting, mengingat kewajiban seorang muslim kepada sesama umat muslim yang telah meninggal adalah merawat jenazahnya. Cara merawat jenazah yang disyari’atkan Islam diantaranya adalah memandikan, mengkafani, mensholati dan kemudian menguburkan.
Namun karena hukumnya Fardu Kifayah, menjadikan sebagian orang tidak serta merta mempelajari dan memahaminya dengan benar, bahkan sedikit sekali yang mampu melakukannya secara benar sesuai syariat.
Fardu Kifayah adalah sesuatu yang wajib dilakukan, namun apabila ada sebagian orang melakukan maka menggugurkan kewajiban muslim yang lain, tetapi jika sama sekali tidak ada yang bisa melakukannya, maka semua mendapat dosa. “Inilah pentingnya penyelanggaraan Pelatihan Perawatan Jenazah, karena tidak semua orang bisa memahami ini secara yang disyari’atkan Islam,”ujar Ketua Nu Ranting Desa Jombok, Gus Bey Arifin, (18/11/2021).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor balai desa Jombok, kegiatan tersebut diikuti oleh pemuda desa jombok dibawah bimbingan Gus Bey Arifin (Ketua Nu Ranting desa jombok).
Kegiatan ini diawali oleh pengantar dan dilanjutkan praktek pelaksanaan memandikan, mengkafani kemudian mensholatkan jenazah.
Kata Serda Arifin Babinsa desa jombok, salah satu alasan pentingnya diadakan Pelatihan Perawatan Jenazah ini adalah memberikan bekal kepada pemuda khususnya sebagai generasi penerus kelak diterapkan pada hidup bermasyarakat. “Karena hukumnya Fardu Kifayah, membuat jarang sekali orang bisa melakukan perawatan jenazah, apalagi yang sesuai dengan syariat Islam. Meskipun ada, kebanyakan dari mereka juga sudah berusia tua, oleh karena itu sangat penting memberikan pelatihan seperti ini,”jelasnya.





