
Bangli,Sekilasmedia.com
Karena pada 10 November bertepatan dengan hari Raya Galungan, Pemerintah Kabupaten Bangli memajukan peringatan Hari Pahlawan yang digelar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Senin (8/11).
Upacara peringatan Hari Pahlawan ini dipimpin langsung Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, yang dihadiri Wakil Bupati I Wayan Diar, Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika beserta jajaran Forkompinda setempat.
Demikian pula, para peserta apel juga melibatkan anggota TNI/Polri. Dalam pidatonya Bupati Bangli memaparkan, jika nilai-nilai kepahlawanan tak lepas dari percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bahkan rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, danm gotong royong.
“Para pahlawan terdahulu berjuang dengan mengangkat senjata. Tetapi sekarang kita beda, berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham radikal, termasuk juga melawan pandemi Covid-19,” ungkap Bupati Sedana.
Usai apel, Bupati bersama jajaran langsung melakukan tabur bunga di TMP Penglipuran. Sementara itu Kadis Sosial Bangli, I Wayan Karmawan ditemui terpisah mengungkapkan, bila hasil koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Bali, pelaksanaan apel bisa disesuaikan.
“Ini berkat koordinasi apik antara kami dengan Dinas Sosial Provinsi Bali, yang telah mengizinkan peringatan Hari Pahlawan dimajukan,” ungkap Karmawan.
Lanjut dia mengungkapkan, bila kabupaten lain yang ada di Bali juga sama, mendahului peringatan Hari Pahlawan di Tahun 2021 ini.
“sifatnya situasional. Mengingat bertepatan dengan Hari Raya Galungan, meski tidak etis dimajukan. Tapi kami tidak memutuskan secara sepihak,” tutupnya.





