Daerah

Warga Kota Mojokerto Serbu Minyak Murah di Rest area Gunung Gedangan

×

Warga Kota Mojokerto Serbu Minyak Murah di Rest area Gunung Gedangan

Sebarkan artikel ini
Walikota Mojokerto Ning Ita saat turun operasi pasar di Rest Area Gunung Gedangan Kota Mojokerto

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Ratusan warga Kota Mojokerto, Sabtu l15/1/2022) menyerbu pasar murah yang digelar pemerintah kota Mojokerto, di rest area Gunung Gedangan. Hanya dengan mengeluarkan Rp 14.000 mendapatkan minyak goreng 1 liter, selisih Rp. 6000 lebih murah dari harga dipasaran.

Mengingat meroketnya harga minyak dipasaran, para pembeli yang didominasi para ibu- ibu, meski harus menjalani antrian panjang dan berjam-jam, mereka tetap rela untuk mendapatkan minyak murah yang disediakan Pemkot Mojokerto.

Perlu diketahui, sudah sekian kalinya Pemkot Mojokerto menggelar pasar minyak murah, untuk hari ini dijadwalkan bagi Kecamatan Magersari.

BACA JUGA :  Wabup Alif Dorong Sinergi Vokasi dan Industri untuk Perluas Peluang Kerja di Gresik

Seperti yang dialami oleh ibu Anik dari kelurahan Balongsari, Ia pun harus mengikuti antrian panjang untuk bisa mendapatkan minyak murah yang disediakan Pemerintah Kota Mojokerto.

Ibu Anik berharap, selama harga minyak masih tinggi pasar murah setidaknya terus digelar oleh Pemkot Mojokerto. Tidak hanya itu, apabila bisa jumlah per RT yang selama ini hanya mendapatkan 5 hingga 10 liter, agar ada penambahan lebih banyak dari sebelumnya,”harapnya.

Sementara Walikota Mojokerto Hj Ika Puspita yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan, pasar murah yang digelar kali ini merupakan bagian dari operasi pasar untuk pengendalian harga minyak goreng yang saat ini harga nya sangat melonjak, namun dalam pasar murah ini masyarakat bisa membeli dengan harga yang cukup murah.

BACA JUGA :  Jelang Ramadan, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari Nyadran di Makam Pekuncen

Selain itu, lanjut Ning Ita, di Rest Area ini untuk hari Sabtu dan minggu juga digelar pasar tumpah, di area ini berbagai macam produk hasil UMKM Kota Mojokerto juga dipasarkan di tempat ini, baik kuliner maupun oleh- oleh khas Kota Mojokerto” kata Ning Ita.

Untuk itu, pesan Ning Ita, para pedagang yang ada di Rest Area ini agar berjualan secara terus menerus agar masyarakat dengan cepat mengenali tempat ini,” jangan sampai banyak liburnya,” pesan Walikota.

Untuk diketahui pasar tumpah ini digelar pada setiap hari Sabtu dan Minggu, dan dibuka sejak pagi Hingga sore hari, dengan harapan protokol kesehatan tetap bisa terpantau dengan baik,” tutup Ning Ita.( Wo)