
Jombang,Sekilasmedia.com Babinsa Kodim 0814/Jombang kerap mendampingi bidan desa dan tim dari puskesmas saat melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru pemicu Covid-19. Peran itu diemban pula anggota Babinsa Koramil 0814/02 Diwek seperti halnya yg dilakukan Babinsa Ceweng Koptu Asaria Belly.
Tracing contact menjadi hal wajib bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Selama ini, para bidan desa dan tim dari puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jombang untuk melacang daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.
Sayangnya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, DKK Jombang merasa perlu untuk melibatkan aparat TNI dan Polisi dalam kegiatan tracing contact.
Aparat ini bisa membantu bidan desa dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari tim puskesmas dengan didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas terang Danramil 0814/02 Diwek Kapten Inf Isak Pambudi, Sabtu (26/02/2022).
Berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari petugas kesehatan dari puskesmas dan didampingi babinsa dan bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak [menjalani swab atau rapid antigen] sedikit,” ucapnya.






