TENTARAKU

Koramil Kutorejo Bareng Nakes PKM Lakukan Tracing 22 Warga

×

Koramil Kutorejo Bareng Nakes PKM Lakukan Tracing 22 Warga

Sebarkan artikel ini

 

Mojokerto,sekilasmedia.com – Sebagai upaya mencegah meluasnya penyebaran Covid-19, Koramil 0815/13 Kutorejo Kodim 0815/Mojokerto bersama Pemerintah Kecamatan, Polsek dan UPT Puskesmas melakukan tracing dan testing diwilayah Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Ahad (20/02/2022).

Menurut Babinsa Koramil Kutorejo, Serka Wahyu, tracing dan testing dilakukan terhadap 22 warga kontak erat pasien terkonfirmasi positif covid-19. “Dari 22 warga ini, dua diantaranya kontak erat keluarga dan 20 warga lainnya merupakan tetangga pasien”, terangnya.

Pantauan dilapangan, kegiatan tracing dan testing ini dilakukan dari rumah ke rumah di Dusun Jatisari Desa Pesanggrahan oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Kutorejo, terdiri dari Babinsa Koramil 0815/13 Serka Wahyu, Kasi Trantib Kecamatan David, Bhabinkamtibmas Aipda Dadik NW, Nakes UPT PKM Bidan Desa Rahayu A.Md., Keb., serta Kasun Jatisari Moh. Sifa.

BACA JUGA :  Warga dan TNI Buat Tempat Adonan Semen

Hasil dari tracing yang dilanjutkan testing terhadap 22 warga melalui swab antigen, diketahui semuanya non reaktif. Selain melakukan tracing dan testing, Tim Satgas Covid Kecamatan Kutorejo juga memberikan obat-obatan dan vitamin kepada seluruh kontak erat pasien yang menjalani testing. Hal ini dilakukan sebagian upaya penyembuhan sekaligus meningkatkan imunitas.

Pada kesempatan lain Danramil 0815/13 Kutorejo Kapten Inf Beny Irawan, A.Md, mengatakan, tracing, testing dan treatment (3T) ini merupakan upaya pencegahan guna membendung merebaknya sebaran virus corona diwilayah desa binaan.

BACA JUGA :  Pererat Tali Silaturahmi,Danramil 0814-04/Gudo Melaksanakan Anjang sana ke Ketua MWC NU Kecamatan Gudo

Dengan meluasnya varian omicron, Danramil mengajak warga untuk waspada dan mengetatkan kembali penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. “Paling tidak mengenakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun diair mengalir, dan menghindari kerumuman dalam kegiatan sehari-hari”, ajaknya.

Ditambahkannya, bagi warga yang belum vaksin lengkap hingga booster, bisa segera mendatangi layanan vaksinasi terdekat, bisa di Puskesmas, Ponkesdes, dan lokasi lain yang disiapkan pemerintah. “Penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah, agar tetap kebal dan aman meskipun harus hidup berdampingan dengan covid-19”, tutupnya.