Daerah

Truk Semen Cair Terperosok Di Jembatan Ngantru, Jalan Nasional Ngawi Bojonegoro Putus Total

×

Truk Semen Cair Terperosok Di Jembatan Ngantru, Jalan Nasional Ngawi Bojonegoro Putus Total

Sebarkan artikel ini

Ngawi, sekilasmedia.com – Jalan yang menghubungkan antar kabupaten yaitu Ngawi dan Bojonegoro tidak bisa dilalui baik kendaraan roda 2 maupun 4 disebabkan truk pengangkut semen cair menabrak jembatan tepatnya di Desa Ngawi purba, Kecamatan Ngawi.

Jembatan Ngantru dengan panjang 36,4 M yang berada di KM-SBY 177+375 ini, setiap harinya dilalui kendaraan sedang maupu berat, sejak kemaren malam tidak bisa dipergunakan dikarenakan truk milik PT. Sinar Indah Perkasa dari bojonegoro menuju Ngawi mengalami laka lantas, di depan puskesmas ngawi purba terjadi error persneling yang mengakibatkan kendaraan oleng tidak bisa dikendalikan menabrak sisi tengah jembatan.

Menanggapi putusnya jalur penghubung antar kabupaten, Polres ngawi melalukan penanganan rekayasa lalu-lintas jalur alternatif yaitu melakukan peralihan untuk kendaraan R2 maupun R4 (pribadi).

BACA JUGA :  DPRD Kota Batu Gelar Hearing Bersama MPC PP dan LBH 19.lll Malang, Terkait Koperasi Berperaktik Rentenir

Kasatlantas Polres Ngawi Zainul Imam Syafi’I mengatakan kita melakukan rekayasa peralihan jalur yang menuju baik ke ataupun dari Ngawi Bojonegoro, melalui jalur alternative yaitu ke desa sadang melalui simpang empat sadang.

“ Kendaraan besar seperti truk engkel dialihkan melalui arah jalan nganjuk dan jombang “ Ucapnya.

Lebih lanjut, Imam (red Kasatlantas) menambahkan untuk evakuasi truk masih menunggu dari pihak pemilik, saat ini yang bisa dikerjakan mengalihkan muatan semen cair ke truk kosong.

“ Mekanisme cara evakuasi truk salah satunya mengosongkan muatan, dikuatirkan getaran sangat tinggi yang bisa mengakibatkan rawan retak lebih berat maka truk penarik berada di sisi luar jembatan “ Terangnya. Rabu, (9/02/2022).

BACA JUGA :  PLN dan Pemkot Malang Perkuat Ekosistem Becak Listrik, Sediakan Token Gratis dan Tambah Titik Pengisian Daya

Kasatlantas Polres Ngawi Zainul Imam Syafi’I menyampaikan untuk kendaraan yang bermuatan berat untuk melewati nganjuk dan jombang sebagai jalur alternative menuju bojonegoro dan sekitarnya.Kita berkoordinasi dengan BBPJN ( Balai Besar Penganan Jalan Nasional ) Jatim-Bali Satker Babad-Bojonegoro dalam beberapa hari ini akan membangun jembatan alternative disebelah jembatan ngantru dengan tonase maksimal 8 ton.

Pihak BBPJN menyampaikan melalui Siti Sekar saat meninjau di lokasi kejadian bahwa kekuatan jalan nasional untuk jembatan ngantru adalah normal, sesuai aturan adalah 30 sampai dengan 40 ton, karena terjadi kerusakan akan dievaluasi kembali.

“ Truk milik PT. Sinar Indah Perkasa yang menabrak sisi jembatan, diperkirakan dengan berat kurang lebih 30 ton, yang jelas kita akan evaluasi dengan pihak terkait “ Tutupnya.(BAMS)