Terverifikasi Faktual Dewan Pers .

Home / Investigasi

Kamis, 24 Maret 2022 - 14:06 WIB

Soal BPNT, Diduga Masih Ada Oknum Yang Permainkan Aturan Menteri

Mojokerto,sekilasmedia.com-Meski Kepala dinas sosial Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto SSTP, sudah melayangkan surat lanjutan dari kementerian sosial Republik Indonesia nomor 592/6/BS.01/12/2012 melalui Direktur Jenderal Penerangan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama, tentang percepatan penyaluran bansos sembako/BPNT periode Januari hingga Maret Tahun 2022, namun diduga dilapangan masih ditemukan hal-hal yang ganjil.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto SSTP, Ia sudah mengirimkan surat baik kepada pendamping PKH ( Program Keluarga Harapan ) dan juga para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang bertugas membantu menyelenggarakan kesejahteraan sosial, Camat maupun kepala desa, mengacu pada surat tersebut tidak boleh interfensi, mengarahkan, memaketkan bahan dan lain sebagainya.

BACA JUGA :   Usai Kasus Kecolongan , Bromo View Hotel Probolinggo Dipertanyakan, Mulai Keamanan Hingga Dugaan Layani Short Time

” Misal ditemukan informasi dan ada bukti seperti diatas, langsung saja kirim surat ke pos pengaduan untuk Bupati dan Dinas sosial, nanti kita langsung turun lapangan untuk pengecekan lebih lanjut,” terangnya.

Secara terpisah, salah satu penerima bantuan Novi asal desa Plososari mengaku, ketika belanja masih ada yang mengarahkan kesalah satu agen.

” Iya saya disuruh Bu S , untuk belanja pada agen di desa Urung-urung timurnya Kecamatan Puri,” akunya dengan lugu.

Untuk diketahui, domisili penerima bantuan dan agen yang ditunjuk cukup jauh jaraknya, bila melihat kejadian ini, fakta dilapangan dugaan kuat masih ada yang bermain untuk mengarahkan dan intervensi penerima bantuan.

BACA JUGA :   DI JAM ANAK SEKOLAH PENGEMUDI TRUCK TIDAK PATUHI RAMBU - RAMBU

Sementara salah satu agen Diwilayah Ngoro yang enggan disebutkan namanya, juga mengaku bahwa soal mengarahkan penerima bantuan kepada agen ini bukan hal yang rahasia lagi, ini sudah menjadi lingkaran syetan.

” Bahkan ada juga oknum dari dinas berinisial F yang turut berbisnis beras,” ungkapnya.

Bila melihat fakta dilapangan ternyata penerima bantuan masih belum bisa bebas untuk membelanjakan uang bantuan yang diterima dari kementerian sosial ini. ( Wo)

Share :

Baca Juga

Investigasi

Selain Resahkan Warga, Galian C Di Kaligondo Juga Merusak Lingkungan.

Investigasi

DLH KOTA MALANG BERLAKUKAN TINDAK TEGAS BAGI PEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI SEKITAR KOTA MALANG

Investigasi

Masih Ada… !! Proyek Tanpa Papan Nama Di Area Kantor DPRD Kabupaten Lumajang

Investigasi

Kata Subandi ” Proyek Rabat Beton Di Desa Bulusari Ada Kejanggalan”

Investigasi

Sejak Maret Klaim Belum Dibayar BPJS, Sejumlah Rumah Sakit di Mojokerto Teriak

Investigasi

Proyek PDAB Provinsi Jatim,belum 6 bulan Plengsengan Sudah Ambrol

Investigasi

Pembongkaran Portal Di Balongpanggang Atas Permintaan Kades Setempat Ke Bupati Gresik

Investigasi

Masyarakat Bali Menang, Amdal PT TWBI Jatuh Tanggal