TENTARAKU

Babinsa Koramil 02/Diwek Dampingi Tracing Contact Erat Ke Rumah Warga

×

Babinsa Koramil 02/Diwek Dampingi Tracing Contact Erat Ke Rumah Warga

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com Bintara Pembina Desa (Babinsa) beserta tim dari Puskesmas mendampingi Tim Medis dari Puskesmas Cukir, Kecamatan Diwek, melakukan tracing contact Covid-19 ke rumah warga desa Ngudirejo Kecamatan Diwek, Senin (07/03/2022).

Tujuan dari kegiatan ini guna melacak kontak erat atau melacak kontak dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Peran itu diemban para Babinsa dan Satgas Covid-19 tracing contact menjadi hal wajib bagi satgas penanggulangan covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona.

Selama ini, Babinsa, Bidan Desa dan Tim Nakes Kesehatan menjadi ujung tombak untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. Akan tetapi, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan khususnya Puskesmas Wilayah Kecamatan Diwek melibatkan peran serta dari Babinsa Koramil 02/Diwek dalam kegiatan tracing contact.

BACA JUGA :  Menjadi Pelopor di Desa Binaan, Babinsa Koramil 0814/11 Sumobito Bantu Warga Bangun Poskamling

Kegiatan pelacakan dan edukasi oleh Pukesmas cukir bersama Babinsa Saat ini yang di lakukan oleh Babinsa Ngudirejo Koramil 02/Diwek terhadap warganya yang terkonfirmasi atau kontak erat dengan warga yang Positif Covid-19 terus berjalan guna memutus mata rantai virus Covid-19.

BACA JUGA :  Serda Ariyanto Bantu Petani Wujud Kemanunggalan TNI

Babinsa Serda Suparman, penelusuran dilakukan untuk memastikan terhadap keluarga pasien Covid-19, yang bertujuan demi keamanan dan kesehatan, untuk memutus mata rantai penyebarannya.”Kami melakukan kegiatan ini untuk melihat kondisi kesehatan keluarga pasien Covid-19 apakah terindikasi virus tersebut atau tidak,” ujarnya.

Sementara itu, Babinsa Juga menjelaskan, keluarga pasien Covid-19 dalam proses penelusuran statusnya Masih Orang Dalam Pengawasan (ODP). Selanjutnya mereka mematuhi untuk mematuhi mandiri dengan pengawasan tim medis dan pemerintah desa setempat.“Kami bersama pemerintah desa memberikan semangat kepada keluarga serta berharap warga yang setatusnya masih ODP mengikuti dan protokol kesehatan,” Pungkasnya.