Daerah

Bersama Walikota, Menteri PANRB Resmikan MPP Gajahmada

×

Bersama Walikota, Menteri PANRB Resmikan MPP Gajahmada

Sebarkan artikel ini
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo didampingi langsung Walikota Mojokerto Hj Ika Puspita Sari meresmikan MPP Kota Mojokerto, Selasa (22/3/2022).

Mojokerto,Sekilasmedia.com– MPP (Mal Pelayanan Publik ) Kota Mojokerto secara resmi dilaunching Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo didampingi langsung Walikota Mojokerto Hj Ika Puspita Sari, Selasa (22/3/2022)

Seperti diketahui, launching Mal Pelayanan Publik Gajah Mada kali ini ditandai dengan pemotongan Pita dan penandatangan prasasti oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo

Walikota Mojokerto Hj Ika Puspitasari S.E yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan, bahwa di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada milik kota Mojokerto ini adalah pusat seluruh layanan publik bagi masyarakat kota Mojokerto MPP Gajah Mada Kota Mojokerto memiliki 20 gerai layanan dengan 155 jenis pelayanan satu pintu yang akan mempermudah dan mempercepat pelayanan masyarakat kota Mojokerto

BACA JUGA :  Forkopimda Tanjung Balai Pastikan Stok Pangan dan Gas LPG Aman

“Adapun 20 layanan yang tersedia di MPP Majapahit ini, diantaranya, pengurusan Paspor, Akte, SIM, Perijinan, Pos, BPR, BPJS dan kepengurusan yang lainnya” terang Ning Ita

Ditempat yang sama Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan, Kota Mojokerto sebagai pusat Kerajaan Majapahit pada zamannya kini masuk dalam kawasan perkotaan metropolitan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto- Surabaya-Sidoarjo-Lamongan). Kita patut berbangga karena Kota Mojokerto yang merupakan kota terkecil di Jawa mampu mengangkat potensi yang dimiliki Kota Mojokerto

“Misalnya dari sektor home industri yaitu industri alas kaki dan industri onde-ondenya yang semakin dikenal dan akan berdampak dalam kemajuan kehidupan ekonomi masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Kota Mojokerto juga telah mempersiapkan pembangunan objek wisata berbasis budaya dan sejarah, seperti Galeri Soekarno, Wisata Bahari Mojopahit, dan Taman Budaya Mojopahit. Banyak sejarah yang tersimpan di Kota Mojokerto, mulai dari Kerajaan Mojopahit hingga masa Kemerdekaan. Bung Karno juga semasa kecil pernah menuntut ilmu di SDN Purwotengah yang dulu merupakan Sekolah Ongko Loro.

BACA JUGA :  Satreskrim Polresta Sidoarjo mengamankan tiga pelaku pengoplosan elpiji Bersubsidi

“Budaya dan sejarah yang dimiliki Kota Mojokerto sangat potensial untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan potensi kota yang ada,” paparnya.

Dengan kehadiran Mall Pelayanan Publik Gajah Mada Kota Mojokerto, diharapkan dapat mendongkrak kemudahan berusaha di daerah melalui penyediaan layanan perizinan dan non perizinan yang terpadu sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

” Pelayanan publik sangat pengaruhi minat pelaku ekonomi berinvestasi di tempat tertentu. Mereka akan melihat apakah pelayanan publik berbelit-belit atau tidak,” katanya.

Peningkatan investasi akan mendukung percepatan proses pembangunan dan petumbuhan ekonomi yang secara otomatis akan dapatmemberikan multiplier-effect bagi kemajuan di berbagai aspek mendasar seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.

Sekali lagi kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibu Walikota beserta segenap jajaran yang telah berkomitmen dan bekerja keras dalam melakukan pembentukan dan pengembangan MPP Kota Mojokerto

“Semoga manfaat pembentukan Mall Pelayanan Publik dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat kota Mojokerto” tutupnya. (Red