Daerah

Percepat Vaksinasi, Polresta Mojokerto Sasar 100 Warga Kemlagi

×

Percepat Vaksinasi, Polresta Mojokerto Sasar 100 Warga Kemlagi

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com– Demi meminimalisir penyebaran virus covid-19 jelang Ramadhan dan Hari Raya, Polresta Mojokerto mempercepat akselerasi vaksinasi di Puskesmas Kedungsari, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Jumat (18/3/2022).

Dilakukan bersamaan dengan Vidcon bersama Waka Polri, vaksinasi dilakukan serentak se Indonesia, dan juga Waka Polri memberikan apresiasi dan juga mengucapkan terimakasih kepada Polda, Polres juga Polsek jajaran yang sudah melakukan percepatan vaksinasi di daerah masing-masing,“

“Terima kasih kepada jajaran Polda, Polres Dan Polsek atas kerja kerasnya selama ini dan tetap patuhi protokol kesehatan” Ucap Waka Polri saat Vidcon.

BACA JUGA :  Sekda Gresik Menerima Penghargaan Kategori Nindya Dari KemenPPPA Republik Indonesia

Waka Polri juga menyampaikan beberapa penekanan yang perlu menjadi Atensi Polda, dan Polres, hingga Polsek jajaran, “dihimbau untuk jajaran Wilayah masing-masing Polda agar meningkatkan capaian vaksinasi yang masih rendah, juga agar akselerasi percepatan vaksinasi difokuskan di kawasan yang interaksi

Sesuai dengan anjuran yang disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait melakukan percepatan vaksinasi, “Kenapa kita lakukan, karena kita memang ingin mengejar upaya yang saat ini kita lakukan untuk mempersiapkan program dari Pandemi menjadi Endemi,” Ujarnya.

BACA JUGA :  Takut Akan Terjadi Longsor Warga Dusun possumur bangun Plengsengan Dengan Biaya Pribadi

Sementara itu, usai vaksinasi Kapolresta Mojokerto mengucapkan “Alhamdulillah , Polresta Mojokerto menggelar vaksinasi Serentak Indonesia, yang diikuti 100 warga sekitar. Kegiatan ini diharapkan nantinya terlaksana 100% di Wilayah Mojokerto” Ucap AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H.

“Sesuai instruksi Kapolri, untuk segera bergerak untuk menuju ke capaian 100 persen, dimana varian baru kecepatan penyebarannya sangat cepat, Walaupun secara fatalitas risikonya rendah. Namun demikian terhadap yang belum divaksin ini tentu berbeda.” Pungkasnya. (MK/RH)