Daerah

Kapolres Lamongan Tinjau Pelaksanaan Vaksin Booster Di Masjid Namira

×

Kapolres Lamongan Tinjau Pelaksanaan Vaksin Booster Di Masjid Namira

Sebarkan artikel ini

 

Lamongan, Sekilasmedia.com – Setelah Peninjauan akselerasi percepatan vaksinasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di 5.703 titik pada 34 Provinsi di Indonesia. Polres Lamongan dalam hal ini menindaklanjuti guna percepatan menuju Herd Immunity serta pengoptimalan Vaksinasi serentak khususnya di wilayah Lamongan.

Dalam hal tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, S.I.K di dampingi oleh Wakapolres Lamongan Kompol Akay Fahli, S.Kom, S.I.K meninjau Vaksinasi Serentak yang digelar di Masjid Namira pada Rabu malam, (06/04/2022).

BACA JUGA :  Polresta Malang Kota Kirimkan Fisioterapi Kepada Korban Insiden Stadion Kanjuruhan

Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah Vaksin Astrazeneca dengan jumlah 250 dosis.

” Vaksinasi Booster ini merupakan vaksinasi covid19 setelah seseorang mendapat vaksinasi primer dosis lengkap yang ditujukan untuk mempertahankan tingkat kekebalan serta memperpanjang masa perlindungan,” jelas AKBP Miko.

Di tengah peningkatan angka positif covid 19, pemberian vaksin Booster tengah digencarkan. Vaksin dosis ketiga ini diberikan untuk membantu meningkatkan antibodi sehingga risiko penularan virus covid bisa ditekan.

Diharapkan dengan adanya Percepatan Vaksinasi Serentak yang di gelar ini bisa menjadi tolak ukur untuk mengurangi bahkan memutus rantai penyebaran covid yang makin lama makin berevolusi menjadi berbagai macam varian.

BACA JUGA :  Kasat Narkoba Polres Mojokerto Hadiri Seminar Hari Anti Narkoba Sedunia

” Angka kasus harian virus Corona dewasa ini jauh lebih menurun, namun dengan hal tersebut agar semua pihak tidak lengah dengan capaian penurunan kasus harian COVID-19. Tetap disiplin protokol kesehatan dengan “3M” (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak), penguatan “3T” (Tracing, Testing dan Treatment), sembari Garda terdepan dan Sinergitas TNI POLRI juga Pemerintah Kabupaten mengupayakan pencegahan secara maksimal,”tutupnya. (rud)