Daerah

Bupati Gresik Lakukan Peletakan Batu Pertama Ponpes Ihya’ Ulumiddin

×

Bupati Gresik Lakukan Peletakan Batu Pertama Ponpes Ihya’ Ulumiddin

Sebarkan artikel ini

 

Bupati dan Wabup Gresik berswafoto bersama Ketua Rois Syuriah PWNU Jatim, penceramah asal Semarang KH. Ahmad Muwafiq, Ketua PCNU Gresik dan jajaran penyelenggara acara.

Gresik, Sekilasmedia.com – Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, SE. Melakukan peletakan batu pertama Pondok Pesantren Ihya’ Ulumiddin yang terletak di Jalan KH. Zubair No. 95 Gresik atau yang lebih dikenal masyarakat sekitat dengan sebutan Kampung Arab, Sabtu (11/06/2022).

Dalam kesempatan ini Bupati Gresik memberikan doa dan harapan terhadap pembangunan Ponpes tersebut.

Pada acara ini turut hadir pula Habib Bakar bin Ali Assegaf, Habib Muhammad bin Ali Assegaf, Habib Abdul Qadir bin Ali Assegaf, Habib Ahmad bin Abu Bakar bin Ali Assegaf, Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf, Habib Ali Zainal Abidin bin Hasan Baharun, Camat Gresik, Ketua MUI Gresik serta perwakilan anggota dari OPD, KODIM, POLRES, Pemuda Pancasila, Perangkat desa sekitar, dan para Tokoh Masyarakat.

BACA JUGA :  ARTOTEL Group & BCA Hadirkan Promo Menginap dan F&B Spesial

Menurut Al-Habib Abdul Qadir bin Ali Assegaf pembangunan Ponpes ini merupakan cita-cita dari Al-Habib Husein bin Abdullah Assegaf yang ingin menghidupkan suasana kepesantrenan disekitar Gresik Kota. Sehingga harapannya adalah memakmurkan masyarakat Gresik dengan mengangkat dan menyebarluaskan ilmu-ilmu Agama.

Dalam sambutannya Bupati Gresik menyampaikan bahwa akan mendukung 100% pembangunan pondok pesantren di kawasan Gresik Kota tersebut.

“Urusan pemerintahan insyaallah kami mendukung 100%,” katanya.

Lebih lanjut mengatakan bahwa para Habaib berperan penting dalam pengembangan pendidikan para Generasi muda saat ini.

BACA JUGA :  Pesan Walikota Probolinggo Saat Gelar Upacara Rutin

“Salah satu pembangunan di bangsa ini salah satu variabelnya adalah pendidikan, dan di sini peran Habaib sudah membantu bangsa ini, membantu dalam memperbaiki suatu pendidikan yang mana berharap muncul sumber daya manusia berlandaskan akhlakul karimah,” sambungnya.

Bupati juga berharap di masa depan akan ada banyak pesantren sesuai dengan julukan kota Gresik yaitu Kota Santri.

Menurutnya dampak sosial dari pembangunan sebuah ponpes di lingkungan sekitar sangat berdampak baik dan memberikan hal yang positif.

“Ketika di sini ada sebuah pesantren, dampak lingkungan sosial itu juga berpengaruh yang sangat luar biasa, cermin sebuah kota santri yang sangat dirindukan,” tutur Bupati Yani.

Terakhir beliau berjanji akan terbuka dan mensupport penuh terhadap bidang pendidikan di Gresik.

“Kami atas nama pemerintah sangat terbuka dan mendukung penuh terutama dalam bidang pendidikan, dan perbaikan masalah pendidikan,” tutupnya. (rud)