
Ngawi,sekilasmedia.com – Kekosongan jabatan Kepala Dusun (Kasun) Masekan dan Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan yang ada di Desa Wakah, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi dalam waktu dekat akan diisi.
Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Desa Wakah membentuk tim penjaringan calon perangkat, mulai pendaftaran,kelengkapan adminitrasi, sosialisasi dan pelaksanaan ujian.
Dalam pelaksanaannya, keluar isu santer yang berkembang di masyarakat bahwa panitia pelaksana meminta sejumlah uang untuk meloloskan peserta menjadi perangkat tersebut.
Menanggapi hal itu, ketua penjaringan, M Riadi mengatakan tidak tahu-menahu terkait isu berkembang di masyarakat soal permainan uang sampai ratusan juta dari peserta atau calon perangkat desa ke panitia.
“Dalam penjaringan ini tidak ada permainan uang, panitia tidak melakukan apa-apa terkait itu.Saat ini real-nya saja, kalau isu itu kan omongan, kita biarkan saja,” tegasnya.
Lebih lanjut, Riadi mengungkapkan Sampai saat ini kita komitmen dengan Pemerintah Desa untuk menjaring calon perangkat yang memiliki kemampuan.
“Kualitas yang dibutuhkan, sampai saat ini kita megang komitmen itu,” terangnya.
Pada hari rabu, (7/7/2022) dilakukan penetapan calon perangkat desa oleh panitian penjaringan yang diadakan di Balai Desa.Jumlah peserta yang mendaftar adalah sebanyak 17 , meliputi Kasun ada 5 orang dan Kaur Perencanaan 12 orang.Anggaran pelaksanaan kegiatan berasal dari APBDes sebesar 45 juta.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Wakah, mudakir menjelaskan sekarang masuk tahapan penetapan calon perangkat desa wakah, yang mendaftar total 19 orang, tetapi ada 2 yang mengundurkan diri yaitu Sigit Pramono dan Nur Tanoto akhirnya menjadi 17orang yang lolos seleksi.
“Jabatan yang kosong ada 2 yaitu kasun Masekah dan Kaur perencanaan disebabkan sudah purna tugas sekitar 2 tahun yang lalu,” jelas Mudakir.
Terkait isu permainan uang tersebut, Kepala Desa membantah tidak ada lobby-lobby yang dilakukan panitia ke peserta, sebab sudah mempercayakan amanah ini untuk melakukan penjaringan calon perangkat desa.
“Saya yakin dan percaya kalau panitia menjalankan tugas dengan amanah, seuai ril dan aturan yang berlaku,” ucap Mudakir.
Mudakir (Kepala Desa) berharap acara penjaringan ini tidak terjadi hal seperti itu, permainan uang sampai ratusan juta akan mencederai kepercayaan masyarakat ke pemerintah desa.
“Saya akan pegang komitmen itu dengan panitia, doakan semoga berjalan dengan lancar, silahkan datang saat sosilaisasi pelaksanaan ujian yang dilakukan tanggal 11 juli, hari senin,” harapnya.
Untuk diketahui pelaksanaan Ujian calon perangkat desa dilaksanakan tanggal 18 Juli 2022.(BAMS)






