Daerah

Terperosok ke Sumur Pengepul Rongsokan Akhir Hayat 

×

Terperosok ke Sumur Pengepul Rongsokan Akhir Hayat 

Sebarkan artikel ini
Petugas lakukan evakuasi korban jatuh ke sumur di Kuta Selatan

Badung,Sekilasmedia.com
Seorang pengepul barang bekas bernama M Saiful Effendi (39) asal Probolinggo, Jawa Timur, ditemukan akhir hayat dalam sumur sedalam 25 meter di sebuah ruko kosong, Jalan Bypass Ngurah Rai 1001x, Taman Mumbul, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi mengatakan, TKP pria itu tewas di sebelah Hotel Lerina. Diduga saat membersihkan steger dan mesin pompa air yang berada di atas sumur warga Dusun Krajan RT 03/ RW 02, Desa Bulu, Kecamatan Kraksan, Probolinggo itu kurang berhati-hati sehingga terperosok ke dalam sumur.

“Korban sudah dalam keadaan meninggal dunia pada saat dievakuasi,” kata Sukadi Jumat (28/8).

BACA JUGA :  Kekompakan Warga Triwung Kidul Dalam Pembangunan Sarana Ibadah Secara Swadaya

Berawal ketika pengepul Muhammad Rosyidi (39) bersama korban dan pekerja lainnya datang ke lokasi ruko kosong untuk memborong barang bekas, Kamis (25/8) pukul 10.00 Wita. Kemudian Rosyidi menyuruh korban dan seorang pekerja lainnya Agus Juze Gumelar (39) memilah barang yang akan dibeli, termasuk mesin pompa air merek Sanyo dan steger di dekat sumur dalam ruko.

“Awalnya mereka ini bekerja bareng membongkar bedeng yang ada di belakang ruko sampai jam makan siang,” sebut Sukadi.

Kemudian Rosyidi meninggalkan korban dan seorang pekerja lainnya untuk membeli nasi. Setelah membeli nasi, Rosyidi mencari korban bersama pekerja lainnya dan pemilik ruko Gede Surya Kumara, namun korban tidak ditemukan. Mereka memperkirakan korban jatuh ke dalam sumur karena ditemukan kayu penutup sumur yang patah.

BACA JUGA :  BPBD Pasang Rambu Peringatan dan Petunjuk Jalur Evakuasi

“Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan, untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Sekitar pukul 15.00 Wita, tim dari Polsek Kuta Selatan tiba di TKP. Petugas langsung menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas I Denpasar (Basarnas Bali) untuk memastikan korban berada di dalam sumur.

Basarnas yang tiba di lokasi dengan 18 personel, sekitar pukul 16.55 Wita, akhirnya berhasil mengevakuasi korban dari dalam sumur dengan kedalaman sekitar 25 meter. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah menggunakan mobil ambulans dari Relawan Abdi Mandiri.

“Saat ditemukan posisi korban telungkup. Kepala menghadap ke bawah, kaki di bawah. Korban menggunakan baju kemeja warna hitam, celana pendek warna biru. Terdapat lecet pada tubuh korban diduga akibat terperosok pinggir sumur,” tutupnya. SN.