TENTARAKU

Babinsa Sumberjati Bersama Nakes Lakukan Penelusuran Kontak Erat

×

Babinsa Sumberjati Bersama Nakes Lakukan Penelusuran Kontak Erat

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Pos Ramil Mojoanyar Kodim 0815/Mojokerto melalui Babinsa Sumberjati Serda Haris Santoso bareng Nakes PKM Gayaman melaksanakan penelusuran kontak erat pasien terkorfirmasi Covid–19 di Dusun Karangbendo, Desa Sumberjati, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (02/09/2022).

Penelusuran kontak erat ini dilakukan didasarkan atas temuan pasien terkonfirmasi positif covid-19 sesuai rilis tanggal 31 Agustus 2022, yang saat ini menjalani perawatan disalah satu Rumah Sakit diseputaran Mojokerto.

Serda Haris Santoso Babinsa Sumberjati saat berada dilokasi mengatakan, tracing dan testing ini dilakukan terhadap keluarga dekat dan tetangga kontak erat pasien terkorfirmasi Covid -19. “Tracing dan testing, diawali dari keluarga pasien dan berlanjut ke tetangga”, jelasnya.

BACA JUGA :  Kapolres Gresik Pimpin Apel Malam Takbir, Alhamdulillah Hewan Qurban Bebas PMK

Lanjut Serda Haris Santoso, tracing kali ini menyasar 3 keluarga dekat dan 17 tetangga dilingkungan pasien yang ditindaklanjuti dengan testing melalui swab antigen, dan hasil seluruhnya non reaktif. “Semua kontak erat sudah diswab dan alhamdulillah hasilnya diketahui non reaktif alias negatif”, pungkasnya.

Pantauan di lapangan, tracing atau penelusuran kontak erat pasien terkonfirmasi Covid–19 dilakukan Bidan Desa Sumberjati PKM Gayaman, Wartinah bersama Perawat Desa setempat, dengan pendampingan Babinsa,
Bhabinkamtibmas Bripka Suntoro, serta dipantau langsung Kades Sumberjati Indra Ari Kusuma, S.Pd, dan Kasun Karangbendo.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0814/18 Dampingi Bidan Desa Kegiatan Posyandu Balita

Terpisah Danpos Ramil Mojoanyar Letda Inf Sutopo, menegaskan, TNI dalam hal ini Pos Ramil Mojoanyar konsisten menerjunkan Babinsa untuk melakukan pendampingan kepada para Nakes dalam melaksanakan tracing ataupun vaksinasi di wilayah Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. “Hal ini dilakukan sebagai sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19”, tegasnya.