Malang, Sekilasmedia.com – Dalam rangka Penutupan Konsolidasi kebangsaan Angkatan Muda Muhammadiyah yang diselenggarakan di Dom Universitas Muhammadiyah (UMM) kampus 3 dihadiri oleh Kapolri , jajaran Mabes Polri, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda berserta Gubernur Jatim, Bupati Malang, Kapolresta Malang Kota, Kapolres Batu, Kapolres Malang, Pimpinan Muhammadiyah dan seluruh Civitas Akademik UMM. Rabu, (07/09/2022)
Kehadiran Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Pramono., M.Si sekaligus memberikan pidato kebangsaan di hadapan ribuan mahasiswa dan seluruh civitas akademik kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor UMM Dr Fuzan, M.P.D, Ketua Angkatan Muda Muhammadiyah dan perwakilan dari Pimpinan Muhammadiyah , dan dilanjutkan pidato kebangsaan oleh Kapolri , Orang nomer satu di Kepolisian RI tersebut, memberikan paparan terkait transformasi ekonomi dan tantangan pemerintah Indonesia dalam menghadapi krisis global akibat pandemi dan perang Rusia vs Ukraina yang memicu adanya krisis energi.
Kapolri juga memberikan penjelasan terkait bagaimana menghadapi situasi nasional terutama terkait pergerakan kelompok-kelompok yang ingin mengganti dasar negara, persoalan tersebut merupakan masalah seluruh bangsa yang harus dihadapi bersama seluruh elemen masyarakat, dan Polri telah melakukan berbagai upaya diantaranya moderasi beragama untuk menjaga persatuan dan kesatuan melalui Polri Presisi, dan penegakan hukum secara soft dalam rangka mencegah radikalisasi dengan melakukan pembaitan NKRI di beberapa titik di wilayah Indonesia.
Sebagai puncak acara Kapolri secara sombolik menutup kegiatan konsolidasi serta pemberian cinderamata dari UMM yang diserahkan langsung oleh Rektor kepada Kapolri juga Gubernur Jatim.
Di hadapan puluhan wartawan yang menunggu di depan pintu Exit Gate A DOME UMM, Jenderal Listyo Sigit mengucapkan selamat kepada Angkatan Muda Muhammadiyah atas terselenggaranya kegiatan Konsolidasi Kebangsaan yang baru saja selesai di laksanakan.
“Kampus UMM telah mempersiapkan generasi unggul untuk mempersiapkan Indonesia Emas tahun 2045 dan menghadapi transformasi ekonomi, kita akan mendorong terus untuk mereka untuk menjadi SDM yang unggul serta pemimpin bangsa kedepan dan menjadi kebangaan bagi bangsa dan negara juga bagi civitas akademik kampus UMM,” pungkas Listyo Sigit (Tyo)






