
Gresik, Sekilasmedia.com – Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Gresik, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama rombongan mengikuti panen raya kacang hijau dan tanam jagung bersama petani Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Kamis (1/9/2022).
Seusai menggelar acara panen raya dan tanam jagung, Kasad Jenderal Dudung kepada wartawan mengatakan bahwa TNI Angkatan Darat turut membantu pemerintah dalam menangani kerawanan pangan. Karena itu pihaknya mendorong para petani untuk memaksimalkan lahan yang ada agar lebih efektif dan produktif.
“Pasca pandemik Covid-19 banyak menimbulkan permasalahan ekonomi, salah satu akibatnya adalah banyak anak stunting atau banyak yang kehilangan mata pencaharian. Karena itu TNI Angkatan Darat harus hadir ditengah kesulitan masyarakat,” kata Jenderal Dudung.
Jendral bintang empat itu juga memuji Kabupaten Gresik yang mampu menyumbangkan produksi kacang hijau dalam jumlah yang cukup besar sehingga masuk sebagai 5 besar wilayah penghasil kacang hijau di Indonesia.
“Saya melihat Kabupaten Gresik ini sangat luar biasa karena produksi kacang hijaunya berada di urutan kelima di Indonesia. Karena itu saya menugaskan Dandim agar produksi kacang hijaunya bisa lebih meningkat lagi sehingga nantinya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan di Gresik saja, tapi juga seluruh Indonesia,” ucapnya.
Keberhasilan petani kacang hijau di Gresik ini tentu tak lepas dari sinergi antara pemerintah serta kemitraan kacang hijau oleh PT. Agrotani Sukses Sejahtera selaku kemitraan kacang hijau dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gresik.
Direktur Utama PT. Agrotani Sukses Sejahtera Sumanto Margosuwito, mengatakan pihaknya telah menjalin kerjasama dengan KTNA dan petani untuk penanaman kacang hijau di Kabupaten Gresik dengan luas kurang lebih 500 hektar.
Adapun realisasi tanam kacang hijau di Kabupaten Gresik sampai dengan bulan Agustus 2022 seluas 320 hektar dan diperoleh hasil produksi kacang hijau sebesar 416 ton.
“Melalui kerjasama ini PT. Agrotani Sukses Sejahtera siap membeli hasil panen kacang hijau dengan harga terendah Rp. 14.000 ribu per kilogram. Dan apabila harga naik bersedia membeli dengan harga pasar, untuk saat ini harga pasar sebesar Rp.18.000 ribu per kilogram,” ujar Sumanto.
Selain mengikuti acara panen raya kacang hijau dan tanam jagung Jenderal TNI Dudung Abdurachman juga menghadiri Pengukuhan bapak dan bunda anak asuh stunting di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jl. Jaksa Agung Suprapto, Gresik.
Program bapak dan bunda asuh stunting ini merupakan sebuah platform keterlibatan pemangku kepentingan secara terstruktur dan terukur dalam mempercepat penurunan stunting.
Sebanyak 13 tokoh Kabupaten Gresik dikukuhkan menjadi bapak dan bunda asuh anak stunting, diantaranya adalah Bupati Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Aminatun Habibah, Komandan Komando Resor Militer 084 Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, Ketua TP PKK Nurul Haromaini Ali, Dandim 0817 Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Moch Hamdan Saragi, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Agus Walujo Tjahjo, Ketua Pengadilan Agama Gresik Sugiri Permana, ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, serta perwakilan perusahaan masing masing dari PT Petrokimia, PT Smelting dan PT Wilmar Nabati Indonesia.
Selepas dari WEP, Kasad Dudung bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah lakukan kunjungan serta peninjauan di Kampung Pancasila Kelurahan Sukorame. (rud)






