
Jombang,Sekilasmedia.com Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak dibeberapa wilayah di Kabupaten Jombang,menjadikan semua pihak waspada akan penyebaran penyakit tersebut.Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0814/12 Kesamben,mewaspadai penularan penyakit ini dengan turun langsung ke lapangan bersama pemerintah desa dan petugas terkait untuk mengedukasi peternak dan mendata jumlah hewan ternak yang ada di wilayah binaan.
Pelaksanaan edukasi kali ini di laksanakan di Desa Watudakon tepatnya di rumah Pak Narto,seorang peternak Sapi,sembari memgedukasi Pak Narto tentang gejala PMK,Serda Anas selaku Babinsa Jombatan Koramil 0814/12 Kesamben,juga mengecek kondisi kandang,kondisi hewan dan mendata jumlah hewan ternak.Kunjungan dan edukasi kali ini disambut baik oleh masyarakat,khususnya peternak Sapi Desa Watudakon kecamatan Kesamben.Minggu (16/10/22).
Serda Anas dalam kunjunganya menuturkan “kegiatan ini merupakan bentuk usaha dari TNI bersama Pemerinta Desa Watudakon guna membatu program pemerintah dalam mencegah meluasnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di beberapa daerah di wilayah kabupaten Jombang.Terkhusus di wilayah wilayah binaan koramil 0814/12 Kesamben,Babinsa turun ke lapangan dengan memberikan edukasi tentang penyakit ini,sehingga diharapkan hewan ternak terhindar dari bahaya penyakit tersebut,” Ucap Serda Anas.
Besar harapan kunjungan dan edukasi mengenai gejala PMK bisa dipahami peternak dan hewan ternak bisa terhindar dari PMK.Sehingga semua warga,khususnya warga Desa Watudakon tidak khawatir lagi untuk beternak dan harga ternak di pasaran bisa stabil lagi seperti sediakala.






