Daerah

KH Mas Sulthon Selamat HUT Hari Santri Yang Perlu Direkonsilidasi Pro Ekonomi Rakyat Dan Selamat HUT Sekilasmedia

×

KH Mas Sulthon Selamat HUT Hari Santri Yang Perlu Direkonsilidasi Pro Ekonomi Rakyat Dan Selamat HUT Sekilasmedia

Sebarkan artikel ini

Madiun,sekilasmedia.com-Resolusi Jihad tanggal 22 Oktober 1945 menjadi tanggal lahir HUT Hari Santri Nasional, sedangkan sekilasmedia.com lahir 25 Oktober tahun 2016. Tanggal lahirnya hampir bersamaan alias beriringan, dengan semangat sama: mengandung makna perjuangan. Untuk itu KH Mas Sulthon ( Gus Thon ) mengucapkan Selamat HUT Hari Santri Nasional dan HUT sekilasmedia.com

Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang kemudian melahiran HUT Hari Santri tiap tanggal 22 Oktober, yang dipelopori KH Hasyim Asyari ketika itu hingga mengompakkan ulama dan santri untuk bersatu-padu berjuang merupakan momentum yang luar biasa ketika itu yang telah menyelamatkan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) bahkan menyelamatkan Kemerdekaan dimana NKRI diantaranya memiliki cita-cita memajukan kesejahteraan umum ( kesejahteraan rakyat ) serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Kurang lebih hal tersebut juga disampaikan KH Mas Sulthon ( Gus Thon ) salah satu ulama Jatim, saat di wawancarai wartawan.

BACA JUGA :  Pencegahan AIDS, TBC, Dan Malaria Diawali Dengan Data Lengkap Dan Akurat

Kepada wartawan, lebih jauh Gus Ton menjelaskan, dengan Resolusi Jihadnya KH Hasyim Asy’ari dkk 22 Oktober 1945 yang bertujuan mempertahankan Kemerdekaan NKRI ( yang diproklamasikan 17 Agustus 1945 ), yang mampu menggerakkan kompak segenap ulama dan santri hingga berhasil mempertahankan kemerdekaan tersebut menjadi tauladan yang vital untuk dicontoh secara berkesinambungan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Masih kata KH Mas Sulthon, ketika itu Resolusi Jihad menjadikan pemicu utama hingga berhasil mempertahankan kemerdekaan, bahkan kemudian melahirkan Peristiwa Heroik 10 November 1945 yang kemudian tiap tahun tiap tanggal 10 November diperingati sebagai HUT Hari Pahlawan.

Menurut Gus Ton, Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang telah berhasil mempertahankan kemerdekaan hingga melahirkan Hari Pahlawan, maka sangat penting untuk ke depan untuk terus – menerus di maksimalisasi mere-konsolidasi-kan Resolusi Jihad untuk menuju tercapainya cita-cita kemerdekaan untuk kesejahteraan seluruh rakyat, lebih-lebih yang terkait memajukan kesejahteraan umum ( kesejahteraan rakyat ). Dengan kata lain jika memahami Resolusi Jihad maka harusnya menggelorakannya untuk mencapai cita-cita kemerdekaan untuk kesejahteraan seluruh rakyat, dimana kemerdekaan itu telah berhasil dipertahankan oleh Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang melahirkan peristiwa heroik 10 November 1945.

BACA JUGA :  Perkuat Pemerintahan, Bupati Blitar Ikuti Retreat

Dengan semangat resolusi Jihad, maka jika berhasil mensejahterakan seluruh rakyat, merupakan pintu gerbang utama keberhasilan bersama. Apalagi maksud dari Resolusi Jihad tidak hanya untuk kalangan muslim tetapi untuk seluruh rakyat Indonesia, tegas KH Mas Sulthon yang rutin mengadakan santunan untuk ribuan anak-anak yatim serta banyak membantu pihak-pihak yang dinilai membutuhkan.

Gus Ton juga menyebut pentingnya ulama dan santri melanjutkan perjuangan Resolusi Jihad dengan kompak pro ekonomi rakyat bersama. Jika dulu berhasil mempertahankan kemerdekaan dan kini telah 77 tahun kita lalui, maka dengan semangat Resolusi Jihad 1945 selayaknya dipercepat untuk ikut mewujudkan cita-cita kemerdekaan, untuk sejahteranya rakyat bersama, tandas KH Mas Sulthon.