
Mojokerto,Sekilasmedia.com – Anggota Muslimat Nahdlatul Ulama Kota Mojokerto harus gigit jari.
Pasalnya, proposal bantuan dana hibah untuk ormas islam perempuan terbesar ini di tolak wakil rakyat.
Usut punya usut, pengajuan hibah salah satu badan otonom dari Jam’iyah NU ini tak diloloskan dewan saat rapat kerja Banggar dan Tim Anggaran (Timran) Pemkot Mojokerto membahas materi Raperda APBD Tahun Anggaran 2023 minggu lalu.
“Ada anggota Banggar Dewan yang menolak usulan tersebut. Alasan penolakannya masih samar, kemungkinan dikaitkan dengan kepentingan politik Walikota Ning Ita. Sebab PC Muslimat NU Kota Mojokerto saat ini diketuai oleh Walikota Mojokerto,” ujar sumber dari dalam kepada media ini, Jumat (18/11).
Masih kata sumber tersebut, penolakan kencang terutama muncul dari Komisi III DPRD Kota Mojokerto.
Atas penolakan tersebut, sumber ini sedikit menyayangkan. Pasalnya, PC Muslimat adalah organisasi yang berusia tua yang sepak terjangnya juga tak bisa dipandang remeh.
“Ini sangat disayangkan, karena PC Muslimat di Kota Mojokerto ini jumlahnya tak sedikit. Ormas ini juga turut andil menciptakan kerukunan umat beragama di Kota ini,” tegasnya
Sementara itu, Eri Purwanti, Anggota DPRD Kota Mojokerto mengatakan, soal bantuan hibah ketika itu masih proses pembahasan dan akhirnya pun ada kesepakatan untuk direalisasi, jadi tidak benar bila ada penolakan ” terang Eri.
Namun demikian, meskipun sempat di protes, pengajuan dana hibah untuk PC Muslimat NU Kota Mojokerto masih belum final dicoret. Pengajuan tersebut masih menggelinding dan tak menutup kemungkinan dikabulkan,” kata sumber.(*)






