TENTARAKU

Pelepasan Burung Hantu oleh Babinsa dan Babinkantibnas Serta Perangkat Desa

×

Pelepasan Burung Hantu oleh Babinsa dan Babinkantibnas Serta Perangkat Desa

Sebarkan artikel ini

Jombang,Sekilasmedia.com- Kepedulian Lingkungan khususnya di pertanian sangat di perhatikan Oleh Perangkat desa beserta Babinsa dan Babinkantibnas,dengan melepas Sepuluh ekor burung hantu di Desa Gongseng, Adapun pelepasan burung hantu tersebut bertujuan sebagai predator alami pemberantas hama tikus yang kerap merusak padi milik petani di Desa Gongseng,Kec Megaluh Kab Jombang.

 

Sepuluh ekor burung hantu tersebut juga merupakan hasil penangkaran yang sudah dilatih untuk berburu tikus oleh Dinas pertanian Jombang,”Peran TigaPilar dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya para petani, sangat luar biasa.Salah satunya dengan membina masyarakat melatih dan melepas burung hantu. Memanfaatkan kekuatan alam untuk menjaga keseimbangan alam,” ujar Babinsa Gongseng Sertu Mustofa dalam keterangannya, Senin (16/01/2023).

BACA JUGA :  Dibantu Satgas TMMD Bojonegoro Kerjakan PR, Anak-Anak Merasa Senang

 

Hal tersebut disampaikan usai melepas Sepuluh burung hantu. Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0814/19 Megaluh Letda Inf Nanang, menjelaskan burung hantu yang telah dilepas tidak akan pergi ke wilayah lain. Hal ini mengingat seluruh burung sudah dilatih hanya untuk memberantas tikus di lahan pertanian warga. Bahkan, lahan pertanian tersebut juga sudah dibuatkan sangkar (rumah) untuk Sepuluh burung hantu tersebut.

BACA JUGA :  Peduli Kesehatan Warga, Babinsa Koramil 19/Megaluh Dampingi Fogging

 

“Dalam berbagai jurnal penelitian, sepasang burung hantu bisa melindungi 20-25 hektare tanaman padi. Dalam waktu satu tahun, satu ekor burung hantu dapat memangsa 1.300 ekor tikus. Kehebatan tersebut, salah satunya karena burung hantu memiliki kekuatan pendengaran yang sangat tajam, mampu mendengar suara tikus dari jarak 500 meter,” jelasnya.

 

Pasalnya, semakin banyak Burung Hantu yang dipelihara maka semakin banyak pula lahan pertanian yang selamat, yang tentunya berdampak terhadap produktivitas pertanian, pungkas Danramil.