
Jombang,Sekilasmedia.com-Babinsa Pojokrejo Koramil 0814/12 Kesamben bersama Bati Tuud Koramil Kesamben dan Kepala Puskesmas Kesamben beserta perangkat Desa Pojokrejo menggelar penyuluhan tentang stunting dengan sasaran ibu-ibu yang mempunyai anak balita.Penyuluhan kali ini bertempat di Balai Posyandu Dusun Patuk Desa Pojokrejo.Sebelum kegiatan penyuluhan ini dilakukan,jauh jauh sebelumnya,Babinsa beserta nakes puskesmas kesamben dan ibu kader pkk Desa Pojokrejo telah melaksanakan pendataan anak anak Desa Pojokrejo yang terindikasi mengalami stunting,dan Alhamdulillah anak anak Desa Pojokrejo tidak ada yang terindikasi mengalami stunting. Selasa (7/2/2023).
Penyuluhan yang dihadiri sekitar 60 orang ibu-ibu bersama balitanya yang berasal dari dusun-dusun yang ada di Desa Pojokrejo kali ini,selain penyuluhan tentang stunting dan pengetahuan gizi serta penanganan stunting,juga membahas program lingkungan bersih.Hal mengenai kebersihan lingkungan ini diutarakan oleh dr.Helena yang merupakan kepala puskesmas Kesamben.dr Helena menuturkan “Desa Pojokrejo yang memiliki banyak sungai irigasi, kondisinya saat ini berarus deras,sering kali di salah gunakan warga untuk membuang sampah,sehingga bila tersangkut dan bertumpuk dengan sampah kayu nanti akan terjadi sumbatan dan air akan meluap dan menggenangi pekarangan warga,sehingga berpotensi menimbulkan penyakit,sebaiknya kita selain mencegah stunting juga harus berprilaku hidup sehat,dengan tidak membuang sampah ke sungai,” Tutur Kepala Puskesmas Kesamben.
Serma Sulikamto selaku Bati Tuud Koramil Kesamben juga hadir dalam kegiatan tersebut,dalam kesempatanya,Bati Tuud Koramil Kesamben sedikit mengimbuhkan dalam penyuluhan kali ini,
“bahwasanya potensi bahaya stunting anak di wilayah bisa di cegah,semua berawal dari masing masing ibu dan keluarganya,ada kemauan atau tidak karena untuk mengetahui gejala stunting dan belajar tentang gizi anak.Kita sebagai aparat kewilayahan juga ikut andil dalam pencegahan stunting anak,hal ini selaras dengan petunjuk instruksi KASAD Jendral TNI Dudung Abdurahman,agar kita juga ikut menjadi orang tua asuh untuk mereka(anak stunting)sehingga dapat membantu mencegah bertambahnya stunting di Desa Pojokrejo,” pungkas Serma Sulikamto.





