Daerah

HUT Satpol PP Ke-73, Bupati Ikfina : Laksanakan Tugas dengan Ikhlas, Profesional dan Humanis

×

HUT Satpol PP Ke-73, Bupati Ikfina : Laksanakan Tugas dengan Ikhlas, Profesional dan Humanis

Sebarkan artikel ini

Mojokerto ,Sekilasmedia.com- Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati secara langsung memimpin apel dalam rangka HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-73 dan Satlinmas ke-61. Apel ini berlangsung di Kantor Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/3) pagi.

Pada kesempatan ini, Bupati Ikfina berharap, Satpol PP dapat melaksanakan tugas dengan ikhlas, profesional, serta tetap humanis. “Saya berharap kepada Satpol PP untuk dapat melaksanakan tugas dengan ikhlas dan profesional. Layani warga masyarakat sebaik-baiknya, berikan rasa aman dan jadikan masyarakat yang ada di Kabupaten Mojokerto menjadi masyarakat yang berinteraksi sehat dengan Satpol PP,” tuturnya.

Peringatan tahun ini mengambil tema ‘Mewujudkan Wilayah Tertib dan Ramah Investasi Melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat yang Profesional’. Bupati Ikfina menjelaskan, Kabupaten Mojokerto memiliki peran dan posisi strategis di jawa timur. Sehingga memiliki kompleksitas permasalahan dalam bidang keamanan dan ketertiban.

BACA JUGA :  50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com - Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga.  “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan," kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. "PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan," ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)

Salah satu permasalahan yang dihadapi, lanjut Ikfina, yakni penyalahgunaan ruang publik atau fasilitas publik yang disebabkan oleh masyarakat dalam berusaha atau mencari nafkah tidak sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah terlaksana dengan baik. Hal tersebutlah yang menjadikan kehadiran Satpol PP menjadi monumental,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan penegakan Perda dan Perkada, Bupati Ikfina kembali menegaskan agar Satpol PP tetap tegas dalam melaksanakan tugasnya, namun harus tetap humanis terhadap warga masyarakat.

“Saya ingin menegaskan bahwa Satpol PP bertanggung jawab untuk menegakkan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah. Satpol PP adalah wajah Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang diharapkan mampu menghadirkan ketegasan, tetapi ketegasan tidak sama dengan kekerasan. Ketegasan dapat diwujudkan dengan keteguhan memegang aturan dan melaksanakannya dengan cara yang beradab,” tandasnya.

BACA JUGA :  Polda Bali Amankan Side Event dan Sherpa Track G-20

Menjelang tahun 2024, Bupati Ikfina juga menyampaikan pesan terkait peristiwa politik. Pihaknya berpesan, agar bisa menjaga situasi kondisif Kabupaten Mojokerto. “Secara khusus saya berpesan bahwa tahun 2024 akan ada peristiwa politik baik lokal, regional dan nasional yaitu pemilihan presiden pada bulan Februari dan Pilkada serentak pada bulan November. Kita harus mampu menjaga situasi kondusif Kabupaten Mojokerto seperti yang selama ini, yakni Kabupaten Mojokerto yang aman, tertib, berbudaya dan lestari,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati Ikfina kembali menegaskan agar Satpol PP bisa semakin baik dalam menjalankan tugas-tugasnya. “Teruslah berbakti, teruslah melayani, teruslah melindungi, tegakkanlah Perda dan Perkada, jadilah petugas yang humanis, jadilah petugas yang kehadirannya membawa rasa tentram,” tegasnya