Daerah

Jum’at Curhat, Kapolsek Karangploso Rangkul Ulama NU Tangkal Paham Radikalisme

×

Jum’at Curhat, Kapolsek Karangploso Rangkul Ulama NU Tangkal Paham Radikalisme

Sebarkan artikel ini

 Malang, Sekilasmedia.com – Dalam Rangka tangkal paham radikalisme , Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinanjar, S.E. menggelar Jumat Curhat bersama Tokoh NU, KH Mochtar di Masjid Al-hidayah Dusun Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Jum’at, (10/03/2023) pagi.

 

 

Kegiatan Jum’at Curhat Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinanjar dengan didampingi Danramil Karangploso Kapten CHB Kacung, dan Kanit Binmas Polsek Karangploso Ipda Winarto, Babinkamtibmas, dan Babinsa Donowarih bersama tokoh agama Kyai Mochtar, GP Ansor dan Fatayat NU untuk mengantisipasi paham radikalisme terutama di wilayah Karangploso

 

Kapolsek Karangploso dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa giat Jum’at Curhat

 

“Bahwa kegiatan ini merupakan Program Presisi Mabes Polri sampe ke tingkat Polsek dengan tujuan menyerap aspirasi masyarakat untuk mengukur kinerja kepolisian secara langsung,” jelas Bambang

BACA JUGA :  Wabup Gresik Tetapkan Petanque Jadi Cabor Unggulan Untuk Perempuan

 

“Dengan adanya Jumat Curhat ini, diharapkan informasi atau keluhan masyarakat terkait kamtibmas maupun tentang kepolisian dapat disampaikan dan langsung mendapat jawaban,” harap Kapolsek.

 

Dalam Jumat Curhat tersebut KH. Mochtar selaku tokoh agama diwilayah Karangploso dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasihnya untuk Polri dan jajarannya yang selama ini sudah humanis memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, selain itu KH Mochtar juga menyampaikan kekhawatirannya terkait maraknya pengajian atau ceramah di sebuah tempat maupun sosmed yang memberikan paham radikalisme kepada masyarakat sekitar

 

“Perlu sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat untuk menghalau paham radikalisme tersebut, hal ini mengingat maraknya pengajian atau ceramah di sebuah tempat untuk memberikan paham radikalisme kepada masyarakat sekitar, yang mana hal tersebut juga di unggah di media sosial seperti youtube, Facebook dan lain-lain sehingga dapat diakses banyak orang, untuk itu ” ungkapnya

BACA JUGA :  Paguyuban Kelompok Pemuda Desa Sumberjo, Bagikan Sembako Kepada Warga Yang Berstatus Janda

 

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinanjar menyampaikan

 

“Kedepannya di perlukan komunikasi yang baik, antara TNI-POLRI dalam hal ini Polsek Karangploso dengan penyelenggara kegiatan2 pengajian saat akan di adaakan kegiatan pengajian,” urainya

 

“Selain itu Polsek Karangploso juga akan menggandeng NU sebagai Ormas Islam terbesar di Indonesia untuk menangkal berkembangnya paham radikal di masyarakat sekitar, khususnya karangploso untuk memahami nilai-nilai keagamaan yang moderat dan menjunjung tinggi toleransi terhadap pemeluk agama lain karena NKRI menganut Pancasila sebagai landasan bernegara,” tuturnya

 

“Kedepan jika diperlukan adanya pembentukan satgas anti radikalisme, Polri siap memberikan support penuh dan menerjunkan anggota jika diperlukan,” pungkas. (Tyo)