
Mojokerto,sekilasMedia.com-Pelaku usaha mikro kecil menengah produk peyek luntas di Dusun Gedang Desa Modopuro,Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto meraup berkah ditahun ini
Jelang hari raya Idul Fitri kemarin, pelaku usaha peyek luntas tengah kebanjiran pesanan.
Kamis (13/7/2023)
Pemilik usaha Sumaidah(43) mengatakan kenaikan jumlah pesanan bahkan sudah naik meningkat pada awal ramadan. Jika dibandingkan pada hari biasa Sumaidah mengaku mengalami kenaikan omzet penjualan hingga 30 persen.
“Penjualan pada bulan ramadan laris, dalam sehari kami memproduksi hingga 3 kilogram dan Alhamdulillah selalu ludes terjual,” Sumaidah ketika dikonfirmasi.
Sumaidah menjelaskan jika pesanan peyek luntasnya sangat laris dan banyak yang minat dengan peyeknya karena isi bahan dari daun luntas.dan jarang sekali ada peyek luntas dimojokerto ini.”jelasnya
Wanita ramah ini mengaku proses pembuatan peyek luntas ini masih menggunakan cara tradisional, namun higienis.
Dibantu sejumlah anggota keluarganya, bahan peyek luntas dicuci bersih dan bahan lainnya menggunakan alat lalu digoreng di atas kompor
Sumaidah mematok harga jual yang terjangkau untuk meningkatkan daya jangkau pasaran produk peyek luntas.
Ia menjual peyek luntasnya kemasan 200 gram mulai dari harga Rp 15 ribu per bungkus.
“Kalau per harinya bisa omzet dapat 450 ribu . Jika ludes 3 kilogram itu habis 30 bungkus ,” kata wanita berjilbab ini.( Hari)












