Daerah

Tiga Pelaku Pengoplos Elpiji di Gianyar Berstatus Saksi

×

Tiga Pelaku Pengoplos Elpiji di Gianyar Berstatus Saksi

Sebarkan artikel ini

Gianyar,Sekilasmedia.com
Dua pekan berlalu pasca penggerebekan gudang oplosan gas elpiji subsidi dilakukan oleh aparat TNI di Desa Abianbase, Kecamatan/Kabupaten Gianyar, namun sampai saat ini belum juga ada penetapan tersangka.

Padahal dalam penggerebekan tersebut, anggota Kodim Gianyar berhasil mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pengoplos gas.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Ario Seno, Minggu (2/7) mengaku alasan belum adanya penetapan tersangka, karena pihaknya masih mendalami pengakuan para saksi.

Apabila nanti didapati keterangan mendalam dari para saksi atau terduga pelaku yang diamankan, barulah Polres Gianyar melakukan gelar perkara.

“Kita masih pendalaman saksi saksi yang ada, setelah itu kita gelarkan bersama dengan Kodim dan Kejaksaan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bripka Yanus Pristiawan S.Sos, Gerak Terapi Ling Tien Kung bersama Masyarakat

Dijelaskan AKP Ario Seno, bahwa saat penggerebekan oleh Kodim Gianyar tidak ditemukan adanya aktivitas di gudang tersebut. Karenanya untuk tiga orang yang diamankan masih berstatus saksi.

“Jadi unsur unsurnya masih kita dalami apakah memenuhi alat bukti atau tidak,” jelasnya.

Sebelumnya, tiga orang yang diduga pelaku pengoplos gas diamankan oleh Kodim Gianyar, mereka adalah AGC, (26) pemilik gudang yang berdomisili di Kelurahan Abianbase,. Kemudian pria berinisial ADT (34), selaku penyuplai tabung gas elpiji 3 Kg, yang berasal dari Jember, Jawa Timur, lalu terakhir seorang perempuan berinisial SWT, (47).

BACA JUGA :  Cuaca Buruk, BMKG Himbau Masyarakat Siaga Potensi Dampak Bencana

Selain ketiga pelaku diamankan juga barang bukti berupa tabung gas elpiji 3KG sebanyak kurang lebih 400 buah, tabung gas 12 KG kurang lebih 100 buah, dan tabung gas 50 KG sebanyak kurang lebih 12 buah.

Satu mobil pick up warna hitam DK 8839 TD membawa 11 tabung gas elpiji 12 Kg dalam keadaan kosong. Mobil pick up warna hitam DK 8954 KQ membawa 12 tabung gas Elpiji 50 KG dalam keadaan kosong, satu unit mobil pick up warna putih DK 8535 KM membawa 203 tabung gas 3 Kg dalam keadaan isi. Lalu ada juga alat oplos regulator. SN.