Daerah

Meresahkan, Kaki Begal Motor Mahasiswi Ditembak

×

Meresahkan, Kaki Begal Motor Mahasiswi Ditembak

Sebarkan artikel ini

Badung,Sekilasmedia.com
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Badung berhasil meringkus dua pelaku begal motor yang beraksi di Jalan Raya Gede Desa, depan SDN 3 Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (29/8).

Kedua begal itu adalah, Husen alias Jack (24) asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur dan Nikson Mbura (30) asal NTT. Mereka ditangkap saat sembunyi disekitaran Jalan Raya Kuta, Badung. Karena melawan kakinya pun ditembak.

Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono mengatakan, kedua pelaku begal ini merupakan residivis kasus jambret dan pencurian di 16 TKP wilayah Denpasar dan Kuta. Bahkan saat beraksi selalu membawa senjata tajam (sajam).

“Pengakuan mereka (pelaku) senjata tajam yang dibawa belum sempat digunakan,” kata AKBP Teguh.

BACA JUGA :  Program Desa SIAP Wujudkan Layanan Prima

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan seorang mahasiswi bernama Ni Luh Mita (20), saat mengendarai motor di TKP tiba tiba dihentikan oleh dua orang tidak dikenal. Kemudian kedua pelaku membawa kabur sepeda motor korban Yamaha Fazzio nopol DK 4304 FCR.

“Kejadiannya Senin (28/8) kemarin pukul 04.00 Wita, tidak ada kekerasan dilakukan pelaku pada korban. Lalu pukul 06.15 Wita dilaporkan ke SPKT Polres Badung,” terangnya.

Berbekal laporan korban, anggota Satreskrim langsung bergerak melakukan olah TKP dan mengecek rekaman CCTV. Akhirnya berhasil mengidentifikasi ciri ciri pelaku dan menangkap keduanya di wilayah Kuta.

Kepada polisi, awalnya pelaku berencana melakukan jambret di wilayah Jalan Cargo, Denpasar Utara. Lantaran buntung tak menemukan sasaran, akhirnya beralih melakukan begal motor. Aksinya pun dimulai dari perbatasan Mengwi – Tabanan. Sayang aksi itu masih gagal karena korban yang dibegal berteriak minta tolong.

BACA JUGA :  2027 Guru Honorer Ditiadakan, Disdikpora Bali Siapkan Skenario Penataan Untuk Pendidik

Setelah kabur dan menelusuri jalur lain atau sekitaran TKP, pelaku berpapasan dengan korban yang mengendarai sepeda motor sendirian. Tak ingin buruannya kembali gagal, pelaku langsung putar arah dan membuntuti korban dari belakang. Sampainya di TKP pelaku langsung beraksi menghadang dan menarik tangan korban, kemudian menyuruh turun dan membawa kabur motornya.

“Untuk barang bukti sepeda motor yang diamankan selanjutnya akan diserahkan pada korban dengan status pinjam pakai. Ini kami lakukan agar tidak menggangu aktivitasnya,” tandas AKBP Teguh. SN.