Sidoarjo,Sekilasmedia.com
Terus berlangsung Kegiatan Kunjungi Rumah ibadah Polresta Sidoarjo kali ini dilaksanakan di Desa Trenggulin Kecamatan Prambon, Kebupaten Sidoarjo, Minggu (27/8/2023)
Di Desa Kajar Trengguli, Kapolres mengunjungi sebuah Gereja GPDI Eklesia. Bertatap muka langsung dengan jemaat gereja setempat, sambil membagikan sembako dan memantau jalannya pemeriksaan kesehatan gratis.
Dalam sambutannya, Kapolresta Sidoarjo, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan terimakasih kepada stakeholder setempat dan warga karena sudah bersama-sama jogo Sidoarjo.
“Kaitan dengan kebebasan beribadah, warga negara berhak mendapatkan perlindungan dalam melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing. Itu sudah diatur dalam undang-undang 1945,” bilangnya
Kapolres juga mengucapkan terimakasih, karena sudah menjaga toleransi dalam beribadah. Berkaitan dengan menjelang Pemilu, kami titip-titip kepada pak Camat, Pak Kades dan Pak Kapolsek jangan sampai terprovokasi. Mari kita ciptakan suasana yang aman, damai dan sejahtera dalam pelaksanaan Pemilu nanti,
Terimakasih sudah menjaga Kamtibmas di wilayah. Saya titip kepada pak Kapolsek agar selalu selalu dekat dengan masyarakat.” pungkasya.
Sementara itu, Kepala Desa Kajar Trengguli mengatakan, kalau selama dirinya menjabat Kepala Desa tiga periode di wilayahnya, baru kali ini Kapolresta Sidoarjo kunjungi desa kami.
Suatu kehormatan yang luar biasa, baru kali ini ada Kapolres yang berkunjung ke desa kami, selama saya menjabat Kepala desa tiga periode belum pernah ada yang menyempatkan melihat kondisi desa kami,” ujar Kades Heri.
Sedangkan pendeta Gereja GPDI Eklesia, Timotius Eko, ucapan terimakasih setinggi-tingginya untuk pak Kapolresta Sidoarjo.
“Terimakasih bapak, telah menyempatkan waktunya untuk hadir di kediaman kami, ini suatu kebanggaan bagi kami dan jemaat.
Disinggung soal keluhan, Pendeta Timotius Eko, mengeluhkan soal tempat ibadah yang terlalu kecil, sehingga kalau di gunakan untuk beribadah berdesakan.
“Keluhan lain tidak ada, hanya tempat yang kurang memadai, ukuranya 5 x 7 meter persegi. Sedangkan jemaat kami sekitar ada 50 orang, sementara,” Ahirnya. (sud)