Pasuruan, Sekilasmedia.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Pasuruan, untuk itu mengadakan, pelatihan pengolahan dan pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan alternatif pakan ternak. Selasa (19/09/2023).
Pelatihan yang dilaksanakan pagi tadi dilaksanakan di Kecamatan Pandaan, acara tersebut berlangsung dengan baik, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kecamatan Pandaan dan Sekitarnya.
Adapun dilaksanakan kegiatan tersebut, karena permasalahan limbah yang ada disekitar masyarakat semakin banyak, dan mereka belum bisa memanfaatkanya dengan baik dan benar.
Dra. Anna selaku Kabid Produksi menjelaskan “umumnya para petani membakar limbah tanaman pangan seperti jerami padi, jerami jagung, jerami kacang tanah dan lainsebagainya, padahal kalau itu kita manfaatkan sebagai bahan untuk pakan ternak maka akan semakin bagus hasilnya, karena hasil atau produktivitas hewan ternak 70% dipengaruhi oleh pakan dan 30% faktor lingkungan. Ujarnya.
Alasan petani membakar limbah jerami tersebut dikarenaka, limbah jerami tersebut bersifat kemba sehingga menyulitkan peternak untuk mengangkutnya dalam jumlah besar, dan juga karena kurangnya tempat penyimpanan untuk menampung limbah jerami tersebut dalam jumlah atau sekala besar.
Anna menambahkan ” masyarakat memang kesulitan dalam melakukan penyimpanan dengan sekala yang besar, karena itu mereka menganggap bahwa ketersediaan bahan pakan seperti, rumput dan tanaman hijau lainnya masih banyak tanpa memikirkan adanya perubahan musim yang semakin berubah – ubah dari waktu – kewaktu”. Imbuhnya.
“Maka dari itu tujuan kami mengadakan acara tersebut, untuk memberikan mereka pengetahuhan, dan mengajarkan mereka bagaimana memanajemen limbah pertanian, untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan bagi hewan ternak. Tambahnya.
“Kami berharap dengan diadakannya pelatihan dan sarana tersebut, agar masyarakat maupun peternak dapat memanfaatkan limbah pertanian disekitarnya sebagai bahan pakan ternak, sehingga tidak terganggu dengan adanya perubahan iklim, karena bahan pakan akan selalu tersedia secara ad libitum sepanjang tahun, sehingga perkembangan ternak selalu terjaga baik pertambahan berat badan maupun populasinya.” tutupnya. (hn/iL)






