Daerah

Desa kendalbulur Berikan Rewad 1 Ekor kambing, Buat IBU Baru Melahirkan Lolos Program Bunda Asyik.

×

Desa kendalbulur Berikan Rewad 1 Ekor kambing, Buat IBU Baru Melahirkan Lolos Program Bunda Asyik.

Sebarkan artikel ini

Tulungagung, Sekilasmedia.com – ASI merupakan ciptaan Tuhan yang tidak dapat dibuat tiruannya dan tidak dapat tergantikan dengan makanan dan minuman yang lain. Pemberian ASI adalah pemenuhan hak bagi setiap ibu dan anak. Sementara saat ini di era modernisasi ada data yang cukup mengejutkan bagi kita semua yaitu sebuah fakta menurunnya angka pemberian ASI di desa desa.

Semakin minimnya ibu melahirkan memberikan ASI hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap perkembangan gizi bayi bahkan bisa menyebabkan anak stunting karena sesungguhnya pemberian ASI bagian dari pencegahan stunting.

Untuk mencapai keberhasilan meningkatnya pemberian ASI saat ini memerlukan dukungan pemerintah pusat dan daerah, bahkan pemerintah desa. Berkaca dari persoalan tersebut pemerintah desa Kendalbulur sejak tahun 2023 kemarin meluncurkan sebuah program yang inovatif bernama BUNDA ASYIK sebagai wujud nyata dalam meningkatkan angka ibu memberikan ASI Eklusif selama 6 bulan. Dimana setiap ibu yang baru melahirkan ikut program tersebut yang mewajibkan memberikan ASI selama 6 bulan bisa lulus akan di berikan penghargaan piagam sekaligus reward 1 ekor kambing.

BACA JUGA :  Optimalkan Swasembada Pangan, PT. Wilmar Padi Indonesia Terus Bersinergi bersama Bulog & Kodim 0815/Mojokerto

Anang Mustofa sosok Kades Muda Inspiratif Desa Kendalbulur selaku penggagas program ini menyampaikan bahwa program prioritas pemerintah desa salah satunya adalah pengentasan stunting dan program Bunda Asyik ini merupakan bagian upaya pencegahan stunting serta wujud sinergisitas gotong royong antara pemdes dengan TP PKK Desa dalam rangka upaya penanganan Stunting di desa.

“ternyata kita tahu di desa kendalbulur angka pemberian ASI hanya sekitar 40 % jadi sangat menurun drastis, padahal kita tahu ASI yang cukup bisa meminimalisir tejadinya anak stunting untuk itu kita pemdes melakukan terobosan membuat program Bunda Asyik bersama TP PKK Desa mengkampanyekan pemberian ASI agar program ini bisa menstimulan ibu melahirkan lebih banyak lagi meberikan ASInya.” Ungkapnya

BACA JUGA :  Kabiddokkes Polda Jatim Berikan Progam Kartu Bhayangkara Prioritas dan Home Visite Pasien

Lebih lanjut pria yang juga ketua DPC APDESI Tulungagung menyatakan bahwa selama tahun 2023 yang telah berhasil lulus 7 orang dari program tersebut dan berjalan lancar dengan dukungan dari anggran PADesa.

“Alhamdulilah kita punya PADesa dari hasil BUMDesa bisa kita manfaatkan untuk membantu penanganan stunting di desa yaitu program pencegahan Bunda Asyik dan tabungan Ibu Hamil keluarga tidak mampu selain itu dalam program penanganan anak stunting berupa tambahan gizi selama 6 bulan berturut turut kita ambilkan dari dana desa”. tegasnya

Sementara itu sebagai bahan referensi kita tahu banyak bukti ilmiah yang memperlihatkan bahwa ASI yang diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan dapat mencukupi kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang. Beberapa contoh diantaranya, kolostrum (ASI pada hari 1-5) kaya protein, laktosa ASI sebagai sumber karbohidrat diserap lebih baik dibanding yang terdapat di dalam susu formula. (Mis)