Blitar, Sekilasmedia.com-Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blitar, Mak Rini – Mas Ghoni resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar pada Kamis ( 29/9/2024) kemarin. Terlihat Ormas PPI (Perhimpunan Pergerakan Indonesia) Pimcab. Kabupaten Blitar ikut menghantarkan pasangan ini.
Mujianto, S. Sos. Msi Ketua Pimcab Kabupaten Blitar menjelaskan bahwa dukungan ke Mak Rini – Mas Ghoni itu sangat penting demi keberlanjutan pembangunan Kabupaten Blitar yang saat ini telah dirintis dengan baik.
“Saya rasa dukungan kepada Mak Rini ini penting demi keberlanjutan utamanya sektor pendidikan, contoh dua tahun terakhir telah mengalokasi anggaran beasiswa bagi mahasiswa, data di kami tahun ini saja sejumlah.1700 mahasiswa, memang belum cukup dr sejumlah mahasiswa di blitar karena keterbatasan anggaran yang disiapkan, bagi kami dari komunitas pergerakan indonesia itu sesuatu yang luar biasa untuk melanjutkan ke akademik di tingkat magister, “jelasnya pada Jumat (30/8/2024).
Lanjut Mujianto, program sekolah sak ngajine, yang memberikan porsi pada Guru Madin untuk bisa berpartisipasi pada sekolah terdekat ini perlu diteruskan dan bisa disempurnakan kurikulumnya dengan menggandeng lembaga non formal misalnya pesantren dan lain sebagainya.
Masih kata Mujianto, supporting kepada pelaku UMKM ketika masa pendemi covid19 dan paska pendemi sampai saat ini agar bisa survival bahkan lebih meningkat dengan penggunaan teknologi digital telah.menjadi perhatian serius di pemerintahan Mak Rini.
“Memang sih ada kekurangan di beberapa sektor, saya memaklumi dan memahami karena APBD kita mengalami keterbatasan. Apalagi beban belanja rutin untuk belanja pegawai, gaji guru, P3K, tenaga kesehatan dan lain-lain dari APBD itu lebih dari 60 persen. Sedangkan tentang infrastruktur, jangan mempolitisir proyek insfrastruktur yang masih belum baik, tapi lihatlah yang sudah dikerjakan di banyak ruas jalan kabupaten itu telah diperbaiki dan di tingkatkan kualitasnya, beban jalan kabupaten itu lebih dari 1000 km. Jadi siapapun bupatinya saya pikir tidak akan mampu menyelesaikan hanya dalam masa satu periode, apalagi kan masa periode mak rini saat ini 2020 – 2024 tidak sampai 4 tahun kan?, jadi jangan mempersepsikan negatif terus ya haha, ” tutup Mujianto
Mujianto berharap mudah-mudahan dengan keberlanjutan ini bisa menyempurnakan perjalanan periode berikutnya yakni di 2024 – 2029 kedepan. ddg






