Daerah

Pemkab Mojokerto Gelar Jumat Ceria di SMKN 1 Jatirejo, Edukasi Rematri Cegah Anemia

×

Pemkab Mojokerto Gelar Jumat Ceria di SMKN 1 Jatirejo, Edukasi Rematri Cegah Anemia

Sebarkan artikel ini

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Program Jumat CERIA (Cantik, Energik, Rajin, Inovatif dan Aktif) menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto untuk menekan angka stunting di Bumi Majapahit, kali ini digelar di halaman SMKN 1 Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat (23/8/24) pagi.

Acara Jumat Ceria ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan, Kepala Sekolah SMKN 1 Jatirejo Heru Susianto, Kepala Puskesmas Jatirejo Irsyad Herminofa, Camat Jatirejo Harfendy Setiyapraja dan Forkopimca Jatirejo.

Pelaksanaan minum TTD di SMKN 1 Jatirejo, diawali dengan melakukan senam bersama dengan seluruh siswi. Bupati Ikfina juga menyerahkan secara simbolis Tablet Tambah Darah (TTD) kepada Kepala Sekolah SMKN 1 Jatirejo Heru Susianto.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMKN 1 Jatirejo Heru Susianto, mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Bupati Ikfina beserta rombongan yang meluangkan waktunya untuk menghadiri acara pagi ini.

BACA JUGA :  Layanan Informasi RSUD Sidoarjo Bakal Dilengkapi Digital Touch Screen Signage

“Alhamdulillah kegiatan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) dan senam bersama selalu rutin kami lakukan setiap minggunya. Dengan adanya kehadiran Ibu Bupati Mojokerto ini semakin membuat kami semangat untuk menjaga kesehatan. Total ada sebanyak 400 siswi SMKN 1 Jatirejo yang mengikuti kegiatan Jumat Ceria pada pagi hari ini,” ucap Heru Susianto.

Bupati Ikfina menjelaskan agar para siswi ini tidak mengalami kekurangan darah maka perlu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, apabila kekurangan darah yang nantinya akan berdampak pada bayinya ketika sudah menjadi ibu.

“Salah satu makanan yang mengandung zat besi adalah kuning telur, selain kuning telur itu ada hati ayam, daun ketela, kemudian ada juga kacang-kacangan jadi berbagai jenis kacang-kacangan dan turunannya itu mengandung zat besi,” terangnya.

BACA JUGA :  Juanda Menari, Menjaga Kearifan Lokal dan Lestarikan Seni Budaya

“Ada minuman yang menghalangi masuknya zat besi untuk masuk ke pembuluh darah yaitu kopi dan teh. Jadi kalau mau minum kopi sebaiknya jarak 1 jam setelah makan. Dan ada juga minuman yang mempercepat penyerapan zat besi yaitu air jeruk karena penyerapannya di dalam tubuh akan maksimal” imbuhnya.

Diakhir arahannya, Bupati Ikfina juga menghimbau anak-anak untuk rajin berolahraga khususnya di pagi hari, karena dampaknya sangat baik bagi kesehatan tubuh mereka. Terima kasih hari ini anak-anak sudah berpartisipasi dengan baik. Jadi anak-anak juga harus rajin senam seperti ini, karena seperti ini kita terkena sinar matahari yang dapat digunakan mengubah pro vit D menjadi vit D agar tubuh kita menjadi kuat dan bugar. (Clara)