Daerah

PJ Walikota Mojokerto Hadiri Sarasehan Menuju Demokrasi yang Berkualitas di Era Digital melalui Pilkada Jurdil Guna Menyambut Pilkada Serentak

×

PJ Walikota Mojokerto Hadiri Sarasehan Menuju Demokrasi yang Berkualitas di Era Digital melalui Pilkada Jurdil Guna Menyambut Pilkada Serentak

Sebarkan artikel ini

Mojokerto-sekilasmedia.com-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mojokerto dalam menyambut PILKADA serentak menyelenggarakan kegiatan Sarasehan dengan tema ” Menuju Demokrasi yang Berkualitas di Era Digital melalui Pilkada Jurdil” yang berlangsung pada tanggal 27 Agustus 2023 di Aula Rumah Rakyat Kota Mojokerto.

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai Undangan di OPD, Partai Politik KPU dan Bawaslu , Masyarakat Influencer se-Kota Mojokerto dengan tujuan mulia untuk meningkatkan kwalitas Demokrasi di era globalisasi.

Sarasehan Pemantapan Etika Dan Budaya Politik 2024 Dengan Tema “Menuju Demokrasi yang berkualitas Di Era Digital Melalui Pilkada Yang Jujur Dan Adil”.

Kegiatan yang di tempatkan di
Pendopo Sabha Kridatama Rumah Rakyat Kota Mojokerto jalan Hayam Wuruk nomor 50 Kota Mojokerto ini sebagai penanggungjawab kegiatan bapak Heryana Dodik Murtono, S.STP, M.Si (Plt Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto), yang diikuti ± 100 orang.

Hadir dalam kegiatan antara lain Bapak Moh. Ali Kuncoro, S. STP., M. Si (Pj Walikota Mojokerto). Bapak Heryana Dodik Murtono, S.STP, M.Si (Plt Kepala Bakesbangpol Kota Mojokerto).

Para Kabid dan staf Bakesbangpol Kota Mojokerto. Ibu Elsa Fifajanti S.S (Narasumber l). Ibu Cahya Suryani M.A (Narasumber ll). Bapak Yahya (KPU Kota Mojokerto, Ibu Dian Pratmawati, S.Pd (Ketua Bawaslu Kota Mojokerto).Para perwakilan partai, LPM, Diskominfo, Satpol PP, BKPSDM, Dispendikbud, FKDM Kota Mojokerto dan influenzer.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Bakesbangpol Heryana Dodik Murtono, S.STP menyampaikan, “Semoga nanti pesta demokrasi berjalan dengan lancar dan damai.

BACA JUGA :  Bupati Gresik Akan Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Untuk Masyarakat

Di lanjutkan sambutan PJ Walikota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro, S. STP., M. Si, “Saya ingin mengingatkan pada kearifan lokal bahwa saat ini jaman kolobendu yang penuh masalah, Harapannya pilkada saat ini sebagai awal langkah menuju suasana yang baru yang lebih baik.

Semoga nanti bisa memilih pemimpin yang bisa membawa perubahan menjadi lebih baik”
Masih dalam sampaikan Mas PJ “Kalau mau kwalitas pemilu meningkat maka harus menegakkan regulasinya. Saat ini kan untuk maju jadi pemimpin harus punya rekom. Rakyat dipaksa memilih pemimpin yang sdh ditentukan.

Demikian juga tingkatkan kesejahteraan masyarakat. Kl masyarakat sejahtera akan memiliki pendidikan yg bagus. Sehingga punya kemampuan untuk menolak politik uang.” Tegas Mas PJ
“Pelaku money politic harus di tangkap sebagai efek jera. Perkembangan era digital tdk bs ditolak. Semua harus di ikuti. Tapi bagaimana menggunakan fasilitas digital dg benar.

Semua harus waspada terhadap sebaran informasi. Harus disaring dulu kebenarannya.” Akhir pidato Mas PJ.
Dalam sarasehan tersebut juga menghadirkan 2 Naras sumber yaitu Ibu Elsa Fifayanti dan Ibu Cahya Suryani , MA , Penyampaian materi oleh narasumber 1 tentang Tantangan Pemilu di era Digital, 1.

BACA JUGA :  Anggota DPR RI Nurhadi Berikan Edukasi Pelayanan Pengaduan dan Penyelesaian Kasus Calon Migran Serta Klaim Jaminan Sosial

Banyaknya berita hoax di medsos dalam perebutan kekuasaan. Pemilu saat ini milik generasi muda yang banyak menggunakan medsos. 2. Pemilu jurdil adalah proses pemilih dalam memberikan suara tidak boleh diwakilkan.Jujur dan adil harus di utamakan. 3.Praktek politik uang sangat sulit di tindak karena tidak ada yang mau jadi saksi. Saat ini yang memberi maupun penerima bisa terkena sangsi pidana.

Selanjutnya Penyampaian materi oleh narasumber ll tentang perkembangan hoax, sbb: 1. Perkembanga hoax meningkat tiap kali menjelang pemilu. Tidak hanya masyarakat, tapi penyelenggara pemilu juga terkena hoax. Hoax paling banyak mengajak untuk tidak memilih.2. Di mana-mana marak isu kekuasaan dinasti. Mafindo punya program Tular Nalar yaitu pengembangan berpikir kritis. 3. Berpikir kritis akan bisa mengawal jalannya pilkada.

Dengan berpikir kritis warga negara bisa mempertangguh ketahanan psikologi. 4.Hoax muncul karena kekosongan informasi/kekacauan informasi shg mengacaukan fakta dan menyulut emosi. 5. Langkah dalam menghadapi informasi amati informasi, baca utuh isinya, cek kebenarannya dan diskusikan.

Di sela-sela acara juga membagian undian berupa Sepeda angin dari Mas PJ Walikota,a dan acara berakhir pada 10.15 wib berjalan tertib dan lancar ( Ir)