Daerah

Nasib Buruh dan Atlet jadi Perhatian Suwandi Firdaus di Periode Keduanya

×

Nasib Buruh dan Atlet jadi Perhatian Suwandi Firdaus di Periode Keduanya

Sebarkan artikel ini

Surabaya,Sekilasmedia.com-Terpilih kembali untuk masa jabatan kedua sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Suwandy Firdaus berjanji membawa perubahan nyata dalam dunia ketenagakerjaan, pendidikan, dan kesehatan Politisi asal Dapil X Kabupaten/Kota Mojokerto dan Jombang itu membawa semangat yang lebih besar untuk mewakili masyarakat.

Apalagi Suwandi juga menjabat Wakil Ketua Federasi Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman FPSI, sehingga beliau memahami betul perjuangan pekerja di sektor industri.

“Saya ingin memastikan suara pekerja buruh terdengar dan diperhatikan, terutama di Mojokerto. Kita harus memperjuangkan kesejahteraan mereka,” tegas Suwandy dengan penuh semangat saat ditemui di Surabaya, Jumat (13/9/2024).

BACA JUGA :  Bupati Blitar Buka Rakor Progress Pelaksanaan APBD 2025

Suwandy menyoroti masalah sistem zonasi yang masih menjadi momok bagi banyak keluarga. “Bayangkan, di beberapa kecamatan belum ada sekolah negeri. Anak-anak kita kesulitan masuk karena sistem zonasi ini. Ini bukan hanya soal kuantitas, tetapi kualitas akses pendidikan yang adil,” ujar politisi Partai NasDem yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim di periode sebelumnya ini.

Program Suwandy adalah fokusnya pada atlet-atlet Jawa Timur. Menurutnya, para atlet yang telah mengharumkan nama provinsi sering kali terabaikan setelah masa kejayaan mereka berakhir.

“Kita harus memberikan masa depan yang cerah bagi para atlet kita. Saya ingin memastikan mereka mendapatkan pekerjaan di Pemprov Jatim setelah karier olahraga mereka selesai. Mereka pantas mendapatkan itu,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Polda Jateng Gerebek Pijat Plus Khusus Sejenis, Enam Orang Diamankan

Dengan prioritas pada sektor kesehatan yang lebih manusiawi, peningkatan fasilitas sosial, hingga dorongan terhadap budaya dan pariwisata, Suwandy siap memperjuangkan Jawa Timur yang lebih baik di berbagai sektor.

“Lima tahun ke depan adalah kesempatan kita untuk mewujudkan perubahan yang signifikan,” pungkasnya. Perjuangan Suwandy tidak berhenti di meja rapat.

Ia sudah merancang strategi untuk mengatasi angka pengangguran yang tinggi di Mojokerto dan Jombang, dengan membuka peluang kerja dan pemberdayaan ekonomi lokal.
“Mojokerto dan Jombang punya potensi besar, kita harus garap dengan serius,” tutupnya, penuh optimisme.