Mojokerto,Sekilasmedia.com-Pencetak batu bata asal desa Temon kecamatan Trowulan kabupaten Mojokerto ditemukan tak bernyawa dalam keadaan gantung diri.
Kepala desa Temon Sunardi, menyampaikan kejadian yang menyedihkan ini pertama kali diketahui oleh saudaranya yakni adiknya sendiri, ketika itu melihat rumah korban menjelang petang lampu tidak dinyalakan, beranjak untuk melangkah, sontak dikejutkan dengan kejadian yang sangat memilukan,” terang Sunardi Sabtu (4/1/2025) dikantor desa Temon.
Korban selama ini kerjanya sebagai pencetak batu-bata dan orangnya pendiam, selama ini tidak pernah ada masalah, Ia punya anak dua namun keduanya sudah tidak serumah,” katanya.
Dengan kejadian ini pihak polisi bersama relawan melakukan evakuasi dan olah TKP selanjutnya diteruskan dengan identifikasi, hasilnya tidak ada tanda- tanda kekerasan.
Karena kejadian ini bagi keluarga ini dianggap musibah, Maka dengan membuat surat pernyataan, korban langsung dilakukan proses pemakaman,” terang Kapolsek Trowulan AKP Agus Setiawan.
Penulis: Wibowo
Editor: Erik






