Budaya

Mitologi Sendang Yuyu Rumpung Sebagai Awal Mula Diadakannya Ritual Bersih Desa Pacing

×

Mitologi Sendang Yuyu Rumpung Sebagai Awal Mula Diadakannya Ritual Bersih Desa Pacing

Sebarkan artikel ini
Sendang Yuyu Rumpung, di Dusun Pancuran, konon dipercaya berusia lebih dari Beji Tawun, Kecamatan Kasreman. (Foto: istimewa)

Ngawi, Sekilasmedia.com-Serupa dengan kegiatan budaya Keduk Beji di Tawun, ritual bersih desa di Desa Pacing Kecamatan Padas, Ngawi ini dipusatkan disebuah sumber mata air bernama Sendang Yuyu Rumpung. Dilaksanakan pada Hari Senin, (17/2), tepat pada pasaran Kliwon menurut penanggalan Jawa.

Kegiatan bersih desa diawali dengan jalan sehat pagi yang diikuti oleh seluruh warga desa, kemudian baru dilaksanakan ritual membersihkan area sumber. Bersamaan dengan itu dilakukan ritual memandikan sepasang ayam putih mulus yang dilakukan oleh juru silem (penyelam), yang kemudian ayam dibawa ke rumah kepala dusun disembelih, lalu dipakai untuk acara selamatan.

BACA JUGA :  Penemuan Situs Gapuro, Jejak Sejarah Tersembunyi di Mojokerto

Kepala Desa Pacing, Digdo Budi Santoso, menuturkan, bahwa tradisi ini telah dilakukan turun temurun, dan ada sejarah atau cerita legenda yang menyertai.

Diceritakan, awal mula diadakan kegiatan ritual ini bermula pada jaman dahulu kala terjadi kekeringan yang menimpa Desa Pacing. Warga dibuat merana dengan kondisi tersebut, sumber mata air telah mengering semua, apalagi lahan pertanian juga kering-kerontang tidak ada tanaman sama sekali. Sumber pangan warga hilang.

Penderitaan dan keprihatinan warga seperti itu menjadikan warga bwrama-ramai menelusuri tempat-tempat yang memungkinkan ada mata air. Pada saat itulah akhirnya upaya warga tersebut menuai hasil.

Benar juga pada akhirnya warga menemukan sebuah ledokan (lubuk setengah kering). Walau tidak ada airnya namu ternyata ada tanda-tanda kehidupan, berupa kepiting yang masih hidup sebagai penghuni lubuk tersebut.

BACA JUGA :  Candi Brahu: Warisan Sejarah Kerajaan Medang yang Unik di Trowulan

Selanjutnya beberapa warga menggali habitat singgahan kepiting (Yuyu, bahasa Jawa), dan ternyata ditemukanlah sumber mata air yang melimpah yang bisa dimanfaatkan warga. Dari situlah untuk menjaga sumber tersebut tetap lestari, maka setiap tahun sekali dilaksanakan ritual bersih desa di Dusun Pancuran, Desa Pacing hingga sekarang.

Konon Sendang Yuyu Rumpung, di Dusun Pancuran ini telah berusia sangat tua, ketika diketemukan lebih tua dari Beji Tawun, salah satu destinasi wisata ikonik Ngawi.

penulis: Koh Mien

editor: Kaylla