Wisata

Menikmati Keindahan Alam Laut Pantai Pahawang Lampung Selatan

×

Menikmati Keindahan Alam Laut Pantai Pahawang Lampung Selatan

Sebarkan artikel ini
Menikmati Keindahan Alam Laut Pantai Pahawang Lampung Selatan

Lampung,Sekilasmedia.com-Libur semester bagi anak kuliahan merupakan kenikmatan yang tiada tara. Tanpa beban tugas dan tidak berkutat depan laptop secara lama. Aku merupakan salah satu mahasiswi di IPB University dengan jurusan Komunikasi Digital dan Media. Aku telah melewati semester 3 dan memasuki semester berikutnya. Libur semester 3, aku pulang ke kampung halamanku. Aku lahir di Lampung dan aku dibesarkan disana selama 17 tahun. Liburan ini menjadi kesenangan bagiku akan balik ke tempat lahir dan sangat mengesankan karena aku bisa melepaskan emosional yang selama ini aku pendam di dalam ragaku.

Aku bersama keluarga berencana untuk pergi ke salah satu destinasi wisata alam yang berada di Lampung, tepatnya Lampung Selatan. Dari rumahku sangatlah jauh, karena rumahku berada di lokasi ditengah kota, yaitu Kotabumi Lampung Utara. Untuk itu, aku bersama keluarga berencana berangkat dari jam 3 pagi, menghindari adanya kemacetan di perjalanan.

Beberapa jam kemudian, aku sampai di destinasi wisata yang orang-orang sangat ramai mengunjungi destinasi ini. Aku mengunjungi Pantai Pahawang yang berada di Lampung Selatan. Perjalanan ini menempuh selama 6 jam untuk dapat sampai kesana. Melihat sekeliling yang berada di Pantai itu, aku sangat senang. Sebab aku menyukai laut. Laut menjadi tempat penenang bagiku, aku suka warna biru. Bagiku, warna biru adalah suatu objek warna yang bisa memberikan ketenangan serta relaksasi didalam jiwa. Menurutku, laut bisa menjadi tempat dimana seseorang yang ingin meluapkan perasaan cemas, insomnia, stres, atau mungkin gagal hubungan asmara.

Setelah kami sampai disana, saya dikawali bersama guide untuk memandu perjalanan menikmati pantai Pahawang. Tempat pertama yang akan dikunjungi adalah Pulau Wayang. Pulau Wayang merupakan bagian dari pulau Sumatera. Untuk mengunjungi tempat itu, kami menggunakan speed boat atau perahu kecil cepat. Kurang lebih sekitar 15 menit menempuh perjalanan, sampailah di Pulau Wayang. Pemandangan alam ini sangat memanjakan mata, terutama bagiku. Air dibawah perahu kulihat sangat berwarna biru, rasanya aku ingin berenang saja saat itu. Aku sangat menyukai bentuk kokoh batu tinggi yang ada di pulau Wayang.

Batu-batu yang ada di pulau itu sangat unik, bentuk runcing dan ada juga berbentuk bukit. Disana aku dan keluarga banyak sekali mengabadikan momen itu melalui foto-foto dan video pendek. Kami tidak bisa lama-lama di Pulau Wayang sebab pulau ini dekat sekali dengan Selat Sunda dan ombak yang sangat keras membentur karang batu-batuan. Lantas kita melanjuti perjalanan ke tempat selanjutnya.

BACA JUGA :  Isu Pembagian Hasil DTW Jatiluweh Mencuat, 45 Persen PAD, 55 Persen Para Pihak

Beberapa menit setelah dari pulau Wayang, kami mengunjungi Teluk Hantu. Orang asing akan mendengar nya secara bingung, apakah di teluk itu beneran ada Hantu? Tentu saja tidak, tapi aku tidak bisa menjamin karena berdasarkan masyarakat setempat kalau Teluk Hantu dihuni oleh makhluk gaib. Disana kita mengistirahatkan sejenak dan mengabadikan momen di pasir putih yang ada disana. Teluk Hantu saat itu sangat sepi, tidak ramai orang mengunjunginya. Menurutku mengapa disebut Teluk Hantu karena sepi pengunjungnya dan orang mengsugesti kalau pulau ini mempunyai makhluk halus.

Lalu, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke tempat makan yang ada di suatu pulau selanjutnya. Disana kami disuguhkan lauk makan yang sangat menggiurkan. Ada ikan bakar, cumi goreng, sambal terasi, sayur asam, dan lain-lain. Disana aku menyantap makanan bersama keluargaku. Menikmati keindahan pantai disekelilingku dengan makanan yang mendukung merupakan hal yang paling top one. Rasain aja deh, makan ditengah lapar terus dihembuskan angin pantai, seberapa nikmat mana yang kau dustakan.

Selesai makan siang, aku dan keluarga mengganti pakaian sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya. Kami akan melanjuti perjalanan ke tengah laut untuk bermain sea walker, yaitu menikmati keindahan alam bawah laut dengan berjalan kaki. Ekspektasi di pikiranku adalah aku akan bertemu dengan ikan-ikan mungil yang lucu dan ku pikir bakalan tenggelam. Namun ternyata ada tekhnik bagaimana cara agar tidak tenggelam, semua hal itu dipandu dengan guide kita.

Aku memakai pakaian khusus berenang, dan memasang perlengkapan sea walker. Sebelum masuk ke dalam air, kami dipandu oleh tim guide dalam hal-hal apa yang boleh dilakukan dan yang dilarang. Setelah memahami semua peraturan yang diberikan, kami mulai memasuki alam bawah laut secara satu per satu. Ayahku sudah masuk ke dalam laut, lalu aku giliranku diikuti oleh yang lain. Aku menurunkan kaki ku secara perlahan di tangga yang telah disiapkan untuk memasuki kedalaman dibawah air. Terasa sangat licin, maka dari itu harus hati-hati. Setelah lepas dari udara luar, aku takjub melihat keindahan dibawah laut. Ekspektasiku terwujudkan secara nyata. Didepanku terlihat ikan-ikan berukuran mungil berenang didepanku. Aku bersama guide dituntun untuk berjalan pelan, lalu berfoto-foto bersama ikan-ikan. Aku juga memberi umpan makanan kepada ikan-ikan untuk memancing supaya ikan tersebut mendekatiku. Sungguh, perasaan ku sangat senang melihat keindahan alam bawah laut sangatlah cantik.

BACA JUGA :  Kapal Cepat Banyuwangi - Denpasar Beroperasi Akhir Juni 2025, Ini Jadwal Keberangkatan dan Harga TiketĀ 

Sehabis dari sea walker, aku bersama keluargaku melanjutkan pergi snorkeling di pantai Pahawang. Aku sangat suka berenang dari sejak kecil. Kegiatan beraktivitas didalam air adalah hobiku. Pertama kali snorkeling sangatlah menjadi tantangan bagiku, karena aku tidak pernah berenang ditengah laut. Aku dituntun dengan private guide bagaimana cara snorkeling dan aku mulai mencobanya. Ada rasa bangga saat aku bisa snorkeling disana, asik sekali melihat ikan-ikan hias yang sangat lucu dan melihat terumbu karang secara nyata. Aku juga berfoto dengan ikan-ikan yang ada disana sebagai mengabadikan momen.

Sekitar waktu di sore hari, kami melanjutkan perjalanan terakhir kita ke pantai Kelagian Kecil. Dari tempat kita bersnorkeling ke Kelagian Kecil cukup dekat. Disana kita menikmati hembusan angin dari ombak yang berada di pantai, dan bermain ayunan yang ada ditengah pasir pantai. Pasir disana sangatlah bersih, bahkan aku tidak menemukan sampah satupun. Aku bersama keluargaku berenang di pinggir pantai, karena saat itu ombak sangatlah besar. Untuk itu tidak diperbolehkan berenang ke arah tengah laut. Disini juga kami mengabadikan momen di pantai Kelagian Kecil.

Langit menunjukkan waktu malam, kami memutuskan untuk pulang dari Pantai Pahawang. Perjalanan liburan kali ini sangat menyenangkan. Menikmati waktu liburan bersama keluarga merupakan hal yang sangat dikenang selama hidup. Lalu pantai Pahawang yang berada di Lampung ini menjadi tempat wisata yang sangat kami banggakan, karena Lampung mempunyai tempat destinasi wisata yang sangat cantik nan indah. Semoga aku bersama keluargaku bisa kembali ke pantai ini untuk mengabadikan momen baru. Pantai Pahawang juga menjadi saksi kebahagiaan bersama keluargaku tersayang.

penulis: Annisa Nur Fadillah, Mahasiswi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

Editor: Kaylla