Asahan,Sekilasmedia.com-
Intruksi Presiden, Polres Asahan Gelar Operasi Brantas Premanisme
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri dengan nomor STR/1081/IV/OPS.1.3./2025 yang memerintahkan seluruh jajaran polda dan polres untuk melakukan penegakan hukum
Polres Asahan dalam melaksanakan Operasi pekat toba 2025 berhasil Mengamankan 47 pria dalam razia premanisme yang digelar di sejumlah titik di wilayah Kota Kisaran, Kabupaten Asahan. Operasi ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terhadap aksi premanisme di ruang publik.
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ghulam Yanuar Lutfi, mengungkapkan bahwa mayoritas dari mereka yang diamankan adalah pelaku praktik parkir liar dan pemalakan terhadap pengendara.
Beberapa di antaranya bahkan meminta uang dengan dalih untuk perbaikan jalan yang rusak,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).
AKP Ghulam menegaskan bahwa aksi-aksi seperti itu merupakan bentuk kejahatan jalanan yang tidak akan ditoleransi.
Premanisme seperti pemalakan, intimidasi, dan pungutan liar masuk dalam kategori kejahatan jalanan yang sangat merugikan masyarakat. Ini adalah salah satu prioritas dalam Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) Toba 2025,” tegasnya.
Saat ini, seluruh orang yang diamankan sedang menjalani pemeriksaan. Mereka akan didata dan dimintai keterangan. Jika ditemukan unsur tindak pidana, proses hukum akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Operasi Pekat Toba 2025, yang berlangsung sejak 1 hingga 21 Mei 2025, bertujuan untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan ruang publik yang aman dan tertib.
Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor bila melihat tindakan premanisme. Polres Asahan berkomitmen memberantas gangguan kamtibmas demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif






